Breaking News:

Kisah Pilu ART Disiksa Majikan, Tidak Diberi Upah, Disetrika hingga Dipaksa Makan Kotoran Kucing

- Kisah pilu menimpa seorang asisten rumah tangga (ART) bernama EAS (45) yang mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh majikannya.

Editor: Faisal Zamzami
Youtube
Ilustrasi. Seorang asisten rumah tangga di Surabaya mengaku disiksa majikan hingga dipaksa makan tai kucing. Polisi dan anggota DPRD bereaksi. 

SERAMBINEWS.COM - Kisah pilu menimpa seorang asisten rumah tangga (ART) bernama EAS (45) yang mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh majikannya.

EAS hampir setiap hari mendapat perlakuan kasar dari sang majikan. 

Ia juga tidak diberi upah kerja hingga dipaksa makan kotoran kucing.

Bahkan sempat dimasukkan ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) oleh sang majikan, dengan alasan memiliki gangguan kejiwaan.

EAS mengatakan, sejumlah tindakan penyiksaan terjadi pada bulan ketiga saat dirinya mulai bekerja di rumah majikannya, kawasan Manyar, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kasus dugaan kekerasan tersebut berlangsung selama 10 bulan.

"Kadang majikan emosi sama keluarganya, tapi aku yang kena imbas" sebut EAS.

"Kadang karena pekerjaan, karena aku ngucek kurang, karena tanganku sakit, itu juga jadi masalah". tambah EAS lagi.

" Saya merasakan sakitnya karena sering disiksa," kata EAS, yang kini dirawat di Liponsos Keputih milik Pemkot Surabaya, Minggu (9/5/2021).

EAS mengaku kerap mendapat siksaan saat bekerja.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved