Breaking News:

Aceh di Mata Mahasiswa Asing

Kisah Mahasiswa Negara Afrika Memilih Kuliah ke Aceh dan Takjub Melihat Banyaknya Masjid

Saya sangat bangga dengan masyarakat Banda Aceh, karena mereka sangat ramah, supportif dan menjadikan saya sebagai saudara.

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Mahasiswa asal Gambia, Afrika Barat, Muhammed Bah (tengah) saat ngopi di salah satu warung kopi di Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Muhammed Bah kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (USK), jurusan International Management Program (IMP). 

Lalu apa yang membuat Pa kuliah ke Aceh, daerah yang sangat jauh dari daerah asalnya?

Dengan menggunakan bahasa Indonesia bercampur Inggris, Pa pun menceritakan awal perjalanannya ke Aceh.

Semua ini bermula dari informasi dan cerita teman senegaranya yang kuliah di Yogyakarta.

Baca juga: Tak Hanya Puasa Enam Hari, Ternyata Menikah Pun Disunahkan di Bulan Syawal

Baca juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 6,7 Kagetkan Warga Pulau Nias, BNPB Imbau Masyarakat Siap Siaga

Baca juga: Ledakan Petasan Tewaskan 4 Orang di Kebumen, Korban Diduga Merokok Saat Meracik Mercon

Temannya itu bernama Manding Suso, mengabari bahwa USK mengundang mahasiswa internasional.

"Dia mengirimi saya tautan aplikasi melalui WhatApp dan saya memutuskan untuk melamar," kenangnya.

Setelah menyelesaikan aplikasi pendaftaran, Pa diterima belajar di Jurusan International Management Program (IMP) Fakultas Ekonomi, tahun 2019.

Tetapi sebelum memutuskan mendaftar di USK, Pa telah terlebih dahulu mencari tahu soal Aceh.

Salah satunya dengan bertanya kepada temannya di Yogyakarta tentang Indonesia dan Banda Aceh.

Jawaban yang diberikan temannya ternyata sangat bermanfaat. Karena Pa memang lebih suka tinggal di komunitas muslim, sehingga bebas mempraktikkan kegiatan keagamaan seperti di negaranya.

Muhammed Bah, Mahasiswa Gambia yang kuliah di Aceh.
Muhammed Bah, Mahasiswa Gambia yang kuliah di Aceh. (Serambinews.com)

Untuk diketahui, Gambia adalah negara yang mayoritas penduduknya (90%) beragama Islam Sunni dengan mazhab Maliki.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved