Breaking News:

Update Corona di Pidie Jaya

Dua Pekan, Bertambah 23 Kasus Covid-19 di Pidie Jaya, 2 di Antaranya Meninggal, Ini Data Lengkap

Eddy mengatakan dengan bertambahnya 23 kasus, maka total kasus Corona di Pidie Jaya menjadi 264 kasus sejak Agustus 2020.

Penulis: Idris Ismail
Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pidie Jaya, Eddy Azwar SKM MKes 

Eddy mengatakan dengan bertambahnya 23 kasus, maka total kasus Corona di Pidie Jaya menjadi 264 kasus sejak Agustus 2020. 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Selama Mei 2021 atau dalam dua pekan ini, bertambah 23 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pidie Jaya

Dua di antaranya meninggal dunia. Sisanya ada yang sedang dirawat dan menjalani isolasi mandiri.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pidie Jaya, Eddy Azwar SKM MKes, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Minggu (16/5/2021). 

Eddy mengatakan dengan bertambahnya 23 kasus, maka total kasus Corona di Pidie Jaya menjadi 264 kasus sejak Agustus 2020. 

Dari jumlah itu, 21 di antaranya meninggal dunia. 

Baca juga: Selangkah Lagi, Pembenci Cristiano Ronaldo Ini Bakal Jadi Pelatih Real Madrid

Baca juga: Hajar KO Michael Chandler, Charles Oliveira Rebut Sabuk Warisan Khabib Nurmagomedov

Baca juga: Meski Bikin Makanan Tambah Lezat, Memasak Pakai Mentega Ternyata Bisa Berakibat Fatal untuk Tubuh

"Atas terjadinya tren peningkatan tim Satgas Covid-19 Pijay mengimbau seluruh warga dalam 222 gampong di delapan Kecamatan di Pidie Jaya agar senantiasa patut pada protokol kesehatan (Protkes)," jelasnya.

Protkes sesuai ditetapkan pemerintah pusat itu, yakni tetap memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. 

"Selanjutnya juga agar mengonsumsi makanan sehat untuk  meningkatkan imun atau daya tahan tubuh serta selalu berdoa kepada Allah agar wabah ini segera berakhir," kata Eddy. 

Eddy menambahkan saat ini, ASN di Pidie Jaya yang sudah divaksin Covid-19 baru 10 persen serta 0,63 persen kelompok lanjut usia (Lansia). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved