Sering Begadang Selama Ramadhan, Ini 7 Cara Atur Pola Tidur Setelah Puasa
Sejumlah orang kesulitan mencari cara mengatur pola tidur setelah puasa. Sepanjang puasa Ramadan, umumnya pola tidur berubah seiring rutinitas ibadah
Tapi, gangguan pola tidur ini bisa diatasi secara bertahap. Majukan jadwal tidur satu jam lebih awal setiap hari sampai mencapai jam tidur ideal.
2. Atur asupan kafein
Beberapa orang yang sensitif kafein bisa makin susah tidur di malam hari setelah mengonsumsi kafein.
Kafein bukan hanya kopi. Teh, cokelat, soda, sampai minuman berenergi juga termasuk kafein.
Baca juga: Jangan Diabaikan, Ini 8 Tanda Pembengkakan Berbahaya di Tubuh
Asupan ini bisa bertahan di tubuh selama enam jam sampai waktunya tidur.
Untuk meminimalkan risiko kafein pada tubuh, hindari kafein.
Atau, atur jadwal minum kafein maksimal di sore hari agar pola tidur tak terganggu.
3. Perhatikan jam makan malam
Pola makan malam setelah puasa umumnya juga berubah. Sepanjang Ramadan, orang cenderung makan saat buka puasa dan makan malam setelah tarawih.
Nah, setelah bulan puasa, saatnya mengembalikan jadwal makan malam ke waktu biasanya.
Hindari makan malam terlalu malam atau terlalu mepet dengan jam tidur.
Berikan jeda antara waktu makan malam dan jam tidur setidaknya dua sampai tiga jam.
Makan malam terlalu dekat dengan jam tidur dapat menyebabkan heartburn dan asam lambung naik saat Anda mulai berbaring.
4. Hindari asupan manis dan gorengan
Asupan manis dan gorengan adalah makanan dan minuman yang membuat Anda makin susah tidur di malam hari.