Breaking News:

Sering Begadang Selama Ramadhan, Ini 7 Cara Atur Pola Tidur Setelah Puasa

Sejumlah orang kesulitan mencari cara mengatur pola tidur setelah puasa. Sepanjang puasa Ramadan, umumnya pola tidur berubah seiring rutinitas ibadah

Editor: Muhammad Hadi
Shutterstock
Ilustrasi mengatur pola tidur 

Sering Begadang Selama Ramadhan, Ini 7 Cara Atur Pola Tidur Setelah Puasa

SERAMBINEWS.COM - Sejumlah orang kesulitan mencari cara mengatur pola tidur setelah puasa.

Sepanjang puasa Ramadan, umumnya pola tidur berubah seiring rutinitas ibadah.

Orang perlu bangun dini hari untuk santap sahur, bangun tengah malam untuk beribadah, tidur lebih malam, dan tidur siang lebih lama.

Setelah Idul Fitri, perubahan jadwal tidur tersebut bakal berangsur-angsur kembali ke pola tidur normal.

Masa transisi ini terkadang menimbulkan masalah susah tidur atau gangguan pola tidur bagi sebagian orang.

Baca juga: Ternyata Kol Sangat Bagus Untuk Kesehatan, Ini 7 Manfaat Kubis

Dilansir dari Gulf News, tubuh membutuhkan waktu setidaknya 10 hari agar pola tidur kembali normal setelah Ramadan.

Apabila transisi tidak berjalan mulus dan berkepanjangan, gangguan pola tidur ini dapat mengganggu siklus sirkadian yang mengatur jam biologis tubuh.

Seperti diketahui, perubahan siklus sirkadian dapat mengganggu kinerja liver serta memicu peradangan biang stroke dan penyakit jantung.

Selain itu, gangguan pola tidur dan susah tidur setelah puasa juga bisa membuat nafsu makan meningkat dan menyebabkan gangguan kecemasan.

Baca juga: WhatsApp Resmi Berlakukan Kebijakan Privasi Baru, Ini Dampak Bagi yang tak Setuju

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved