Israel Makin Brutal

Serangan udara Israel ke Jalur Gaza, Palestina, semakin brutal. Negara Yahudi tak henti-hentinya memborbardir kawasan Palestina

Editor: hasyim
ANTARA FOTO/REUTERS/MOHAMMED SALEM
Serangan udara Israel ke Jalur Gaza, Palestina, semakin brutal. Negara Yahudi tak henti-hentinya memborbardir kawasan Palestina sejak 10 Mei 2021 lalu, yang telah menyebabkan seratusan orang meninggal dunia dan seribuan lainnya luka-luka 

                                                                                    Demo di penjuru Eropa

Sementara itu, ribuan pengunjuk rasa berdemo menyuarakan dukungannya untuk Palestina, pada Sabtu (15/5/2021) di kota-kota besar Eropa termasuk London, Berlin, Madrid, dan Paris.

Di London beberapa ribu demonstran membawa plakat bertuliskan ‘Hentikan Pengeboman Gaza’ dan nyanyian ‘Bebaskan Palestina’ di Marble Arch dekat Taman Hyde untuk menuju Kedutaan Besar Israel. Massa juga tampak berkumpul di sepanjang Kensington's High Street tempat Kedubes Israel berada.

Penyelenggara unjuk rasa mengklaim jumlah pedemo sebanyak 100.000 orang, tetapi polisi London tidak bisa memastikan angkanya. "Mereka tersebar di daerah yang luas sehingga tidak mungkin menghitungnya," kata juru bicara Kepolisian Metropolitan dikutip dari AFP.

Sementara itu di Madrid sekitar 2.500 orang yang kebanyakan anak muda berbendera Palestina, berjalan ke alun-alun Puerta del Sol di pusat kota. "Ini bukan perang, ini genosida," teriak mereka. "Mereka membantai kami," kata Amira Sheikh-Ali (37) asal Palestina.

Kemudian di Berlin dan kota-kota Jerman lainnya, tiga demo dilakukan di distrik kelas pekerja Neukoelln kawasan sejumlah besar orang keturunan Turki dan Arab. Para demonstran meneriakkan “Boikot Israel" dan melemparkan batu paving serta botol ke arah polisi, yang berujung beberapa penangkapan.

Demo lainnya digelar di Frankfurt, Leipzig, dan Hamburg. Lalu di Paris polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan massa pro-Palestina yang berdemo meski dilarang aparat. Demo Palestina di Eropa juga dilakukan di Athena, Yunani. Sekitar 500 orang turun ke jalan dan ditanggapi polisi dengan meriam air setelah terjadi perkelahian kecil antara pedemo dengan aparat di depan Kedubes Israel.(Reuters/AFP/AP/Kompas.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved