Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Komandan Militan Palestina

Serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan Hussam Abu Harbeed, seorang pemimpin militan Jihad Islam Palestina

Editor: Amirullah
AP
Kobaran api menghancurkan gedung Kantor AP dan media lainnya seusai dirudal jet tempur Israel di Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (15/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Israel masih terus melakukan serangan ke jalur Gaza.

Serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan Hussam Abu Harbeed, seorang pemimpin militan Jihad Islam Palestina.

Pembunuhan itu, pada Senin (17/5/2021), kemungkinan akan mendapat tanggapan keras dari kelompok yang berjuang bersama Hamas, gerakan yang mengatur Jalur Gaza.

Dilansir Al Jazeera, militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Harbeed telah "berada di balik beberapa serangan teror rudal anti-tank terhadap warga sipil Israel".

Segera setelah pembunuhan Harbeed, Jihad Islam mengatakan telah menembakkan roket ke kota pantai Ashdod di Israel.

Baca juga: Diputusi dengan Alasan Suka Cewek Lain, Gadis Ini Pilu saat Tahu Mantan Sakit Parah & Meninggal

Baca juga: Kutuk Serangan Israel ke Palestina, Ketua DPRK Banda Aceh: Zionis Labrak HAM & Hukum Internasional 

()

Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Rafah, di Jalur Gaza selatan, pada 17 Mei 2021.

Setidaknya tiga warga Palestina juga tewas oleh serangan udara Israel terhadap sebuah mobil di Kota Gaza pada hari Senin, kata petugas medis, setelah satu malam serangan udara Israel yang hebat.

Militer Israel mengatakan pejuang Gaza telah menembakkan sekitar 60 roket ke kota-kota Israel dalam semalam, turun dari 120 dan 200 dua malam sebelumnya.

Hamas mengatakan serangannya sebagai pembalasan atas "agresi berkelanjutan Israel terhadap warga sipil" dan menyebut korban sipil "pembunuhan yang direncanakan sebelumnya".

Setidaknya 200 warga Palestina, termasuk 58 anak-anak, telah tewas di Jalur Gaza sejak kekerasan terbaru dimulai sepekan lalu.

Lebih dari 1.300 warga Palestina juga terluka.

Baca juga: Israel Bombardir Palestina, Mengapa Negara-negara Arab Hanya Diam Saja?

Roket Kelompok Jihad Islam

Brigade al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina, Minggu (16/5/2021) memamerkan bom berpendorong roket berat baru (IRAM) yang diberi nama al-Qassim.

Nama ini dimaksud sebagai penghormatan terhadap Jenderal Qassem Soleimani, mantan Kepala Pasukan Quds Korps Garda Republik Iran yang terbunuh di Baghdad awal 2020.

Jihad Islam merupakan formasi bersenjata terbesar kedua di Jalur Gaza sesudah Hamas.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved