Polsek Candipuro Selatan Dibakar Massa, Warga 1 Kecamatan Kecewa Banyak Polisi Dinilai Gagal
Berikut kronologi Polsek Candipuro Lampung Selatan dibakar warga, berawal dari kekecewaan warga kepada ke polisi karena lambat menangkap pelaku begal.
SERAMBINEWS.COM - Berikut kronologi Polsek Candipuro Lampung Selatan dibakar warga, berawal dari kekecewaan warga kepada ke polisi karena lambat menangkap pelaku begal.
Tugas polisi salah satunya melindungi masyarakat.
Tapi bagaimana jika polisi dianggap tidak maksimal melaksanakan fungsinya memberi rasa aman kepada masyarakat?
Masyarakat di Wilayah Hukum Polsek Candipuro melampiaskan kemarahannya kepada polisi dengan membakar kantor polsek.
Baca juga: Roket Hamas Jebol Iron Dome, Begini Cara Warga Israel Selamatkan Diri
Baca juga: Serah Terima Blok B Jelang Tengah Malam, PHE Siapkan Tim Transaksi untuk Kelancaran Produksi
Video pembakaran kantor polisi viral.
Aksi main hakim sendiri dilakukan oleh ribuan warga Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan.
Ribuan warga membakar Mapolsek Candipuro pada Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.
Aksi anarkhis terjadi karena akumulasi kekesalan warga, karena aparat Polsek Candipuro dianggap tak mampu meredam aksi kriminalitas di daerah tersebut.
Berikut, sejumlah fakta pembakaran kantor polisi di Candipuro, Lampung Selatan dirangkum dari Tribun Sumsel.
1. Warga kesal begal marak
Seorang warga setempat, Andi mengungkapkan, massa sudah berkumpul di sekitar Mapolsek Candipuro sejak pukul 21.00 WIB.
Berselang sekitar dua jam kemudian, warga melakukan pembakaran kantor polisi tersebut.
"Kantor Polsek Candipuro itu dibakar karena masyarakat kesal akibat penanganan dari kepolisian lamban," kata Andi, Rabu (19/5/2021) dini hari.
Menurut Andi, kasus begal di Candipuro, Lampung Selatan terjadi hampir setiap hari.
Bahkan, begal yang berkeliaran membawa pistol saat beraksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gambar-polsek-candipuro-lamsel.jpg)