Hari Kebangkitan Nasional
Film Tjoet Nja’ Dhien Diputar Kembali, Ibrahim Kadir: Menghibur dan Menyindir
Film ini memperlihatkan sosok Tjoet Nja’ Dhien saat memimpin pasukan gerilyawan melawan kolonialis Belanda setelah sang suami, Teuku Umar syahid.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Di Tanah Aceh, nama Ibrahim Kadir tak bisa lepas dari garapan tari massal untuk keperluan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke 12 di Banda Aceh pada 1981. Boleh disebut, dialah pelopor tari massal dalam hajatan MTQ Nasional. Setahun sebelumnya Ibrahim kadir menggarap tari massal untuk MTQ Tingkat Provinsi Aceh di Sabang.
Kemahirannya mengolah tari massal diperoleh dari bangku Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Jakarta. Pada 1971, Ibrahim Kadir atas biaya Pemerintah Daerah di kirim kuliah di sana. Ia lulus dengan predikat sangat baik pada 1973.
Selama di IKJ ia memperoleh pengetahuan tari dan drama. Ibrahim kadir adalah satu-satunya yang dikirim pemerintah daerah kuliah kesana pada waktu itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/brahim-kadir.jpg)