Breaking News:

Berita Kutaraja

RSUZA Tiadakan Jam Berkunjung bagi Pasien untuk Cegah Covid-19, Ketua Komisi V DPRA Tanggapi Begini

Ketua Komisi V DPRA, M Rizal Falevi Kirani mengatakan, kebijakan ini harus disampaikan secara massif kepada warga dalam mencegah penularan Covid-19.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
hand over dokumen pribadi
Ketua Komisi V DPRA, M Rizal Falevi Kirani 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komisi V DPRA sepakat dengan kebijakan Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin atau RSUZA Banda Aceh yang meniadakan jam berkunjung bagi keluarga pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Ketua Komisi V DPRA, M Rizal Falevi Kirani mengatakan, kebijakan ini harus disampaikan secara massif kepada warga dalam mencegah penularan Covid-19.

"Keputusan itu harus disampaikan kepada masyarakat secara luas," kata Falevi Kirani kepada Serambinews.com, Kamis (20/5/2021).

Jangan sampai, lanjutnya, masyarakat baru mengetahui informasi tersebut setelah sampai di rumah sakit.

Karena itu, Falevi meminta pihak RSUZA untuk menyebarkan informasi peniadaan jam berkunjung secara terbuka melalui media massa atau rumah sakit daerah.

Baca juga: Lagi, Seorang Remaja Hilang Tenggelam di Nagan Raya, Begini Kronologisnya

Baca juga: Giliran Kecamatan Rundeng Terendam

Baca juga: Bikin Syok! Ibu dan Anak di Bener Meriah Meninggal Beriringan Hari, Status Keduanya Positif Covid-19

"Ini penting dilakukan, jangan sampai masyarakat baru mengetahui setelah tiba di rumah sakit,” tukas Falevi.

“Sebab, pengumuman ini hanya disebarkan di lingkungan rumah sakit, makanya kita minta agar disebarkan secara luas," ujarnya.

Politikus Partai Nanggroe Aceh (PNA) ini menambahkan, seharusnya kebijakan ini juga diterapkan di semua rumah sakit di Aceh.

Terutama di 13 rumah sakit rujukan pasien Covid-19, mengingat kasus corona semakin meningkat di Aceh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved