Senin, 4 Mei 2026

Internasional

WHO Minta Israel Beri Akses Bantuan Kemanusiaan Masuk Jalur Gaza

Badan Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (20/5/2021) meminta Israel memberi akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Dokter memberi perawatan kepada korban serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina. 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Badan Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (20/5/2021) meminta Israel memberi akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina.

Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia telah menyerukan jeda kemanusiaan dalam pemboman Israel di Jalur Gaza.

Dilansir AFP, hal itu untuk memungkinkan akses bantuan karena sistem kesehatan di Jalur Gaza mulai kritis.

"Penutupan titik masuk dan keluar untuk pasien dan tim kesehatan kemanusiaan ke Jalur Gaza harus dibuka," kata kata direktur regional WHO Ahmed Al-Mandhari pada jumpa pers, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: TV China Tuduh Joe Biden Didukung Yahudi Kaya AS, Alasan Mendukung Serangan Israel ke Jalur Gaza

Dia mengatakan pembatasan ketat masuknya bantuan medis akan memperburuk krisis kesehatan masyarakat Gaza.

"Tingkat keparahan cedera menekan sistem kesehatan yang sudah kewalahan menghadapi kritis obat-obatan," jelasnya.

"Persediaan penting sementara juga memerangi pandemi Covid-19," tambahnya.

Baca juga: Arab Saudi Tegaskan, Pemboman Israel di Jalur Gaza Memicu Munculnya Ekstremisme di Kerajaan

Konvoi PBB untuk pembawa bantuan kemanusiaan, termasuk 10.000 vaksin virus Corona Sinopharm ke Jalur Gaza.

Juga membawa warga yang terluka keluar dari Jalur Gaza.

Bahkan, siap masuk lagi setelah mendapatkan akses,: kata Kepala WHO untuk Tepi Barat dan Gaza Rik Peeperkorn.

"Sampai ada kesepakatan gencatan senjata, semua pihak dalam konflik harus menyetujui jeda kemanusiaan untuk memastikan akses masuk dan keluar dari Gaza," kata Peeperkorn.

Baca juga: Presiden AS Hanya Minta Netanyahu Kurangi Serangan, Bukan Hentikan Gempuran ke Jalur Gaza

Sejak pertempuran dimulai pada 10 Mei 202, pejabat kesehatan di Jalur Gaza mengatakan 230 warga Palestina tewas.

Termasuk 65 anak-anak dan 39 wanita, telah tewas.

Lebih dari 1.700 orang mengalami luka-luka akibat pemboman udara dan artileri Israel.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved