Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Tegaskan, Pemboman Israel di Jalur Gaza Memicu Munculnya Ekstremisme di Kerajaan

Kerajaan Arab Saudi menegaskan pemboman gila-gilaan Israel di Jalur Gaza telah memicu ektremisme di dalam negeri.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Anas BABA
Kobaran api dan asap membumbung tiggi di atas gedung-gedung, seusai jet tempur Israel membombardir kawasan Jalur Gaza, Palestina pada Senin (17/5/2021) jelang pagi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menegaskan pemboman gila-gilaan Israel di Jalur Gaza telah memicu ektremisme di dalam negeri.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.

Dia mengatakan pemboman Israel di Jalur Gaza, Palestina telah memicu ekstremisme di tanah air.

Dilansir SPA, Kamis (20/5/2021), Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan kampanye Israel telah memberdayakan para ekstremis.

Dia mendesak semua pihak untuk menghentikan kekerasan yang meletus pekan lalu agar segera diakhiri.

Serangan udara hebat dan tembakan roclet dalam konflik Israel-Gaza telah merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi.

Karena ketegangan berkobar di tengah protes hari Nakba atau kemarahan' alestina di Jerusalem dan Tepi Barat.

Roket Hamas mulai ditembakkan pada 10 Mei 2021.

Sebagai pembalasan atas apa yang dikatakan pelanggaran Israel terhadap hak warga Palestina di Jerusalem selama bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Ketua DPR AS, Nancy Pelosi Serukan Gencatan Senjata Hamas-Israel, Ulangi Lagi Pendirian Joe Biden

Serangan roket itu menyusul bentrokan polisi keamanan Israel dengan jamaah di Masjid al-Aqsa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved