Breaking News:

Berita Nasional

WHO Yakini Jumlah Kematian akibat Covid-19 Jauh Lebih Besar dari Perhitungan yang Ada

Menurut statistik kesehatan global WHO yang dirilis pada hari yang sama, jauh lebih banyak orang yang meninggal daripada yang seharusnya.

Editor: Ibrahim Aji
AFP/Fabrice COFFRINI / POOL
Kepala Keadaan Darurat WHO, Michael Ryan menghadiri konferensi pers tentang perkembangan virus Corona di markas besar Jenewa, Swiss, Jumat (3/7/2020). 

Menurut statistik kesehatan global WHO yang dirilis pada hari yang sama, jauh lebih banyak orang yang meninggal daripada yang seharusnya.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyakini jumlah korban meninggal akibat pandemi Covid-19 jauh lebih besar, dibanding data yang dirilis.

WHO berpendapat bahwa data yang dirilis kurang signifikan dengan realita yang ada.

WHO menyakini jumlah korban meninggal akibat virus Corona itu antara enam hingga delapan juta orang.

Hingga Jumat, lebih dari 3,4 juta kematian di seluruh dunia telah secara resmi dikaitkan dengan penyakit tersebut sejak pertama kali muncul di Cina pada akhir 2019.

Namun, menurut laporan statistik kesehatan global dari WHO yang dirilis pada hari yang sama, jauh lebih banyak orang yang meninggal daripada yang seharusnya.

Baca juga: Polisi Tetapkan Tersangka Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam Konser Amal di Kafe New Soho

Baca juga: Mahasiswa Desak Kejari Simeulue Tetapkan Tersangka Oknum Anggota Dewan Tersandung Kasus SPPD Fiktif

Pada tahun 2020, laporan Statistik Kesehatan Dunia menemukan setidaknya ada tiga juta kematian lebih yang disebabkan secara langsung atau tidak langsung oleh Covid-19. Sekitar 1,2 juta lebih banyak dari yang dilaporkan secara resmi.

“Jumlah kematian setidaknya dua hingga tiga kali lebih tinggi dari yang dilaporkan secara resmi,” Samira Asma, asisten direktur jenderal WHO yang bertanggung jawab atas data, mengatakan kepada wartawan.

Ditanya berapa banyak kematian berlebih yang dapat dikaitkan dengan pandemi hari ini, Asma menjawab: "Saya pikir aman, sekitar enam hingga delapan juta kematian bisa diperkirakan, dengan catatan kehati-hatian."

WHO bekerja sama dengan negara-negara untuk memahami jumlah korban sebenarnya dari pandemi sehingga kami dapat lebih siap untuk keadaan darurat berikutnya.

Analis data WHO William Msemburi mengatakan perkiraan itu termasuk kematian COVID-19 yang tidak dilaporkan serta kematian tidak langsung karena kurangnya kapasitas rumah sakit dan pembatasan pergerakan.(*)

Baca juga: Sekjen PBB Minta Israel dan Palestina Cari Solusi Akar Penyebab Konflik

Baca juga: Banda Aceh Buka 172 Formasi CPNS, Sebagian Besar Formasi Guru

Baca juga: VIDEO Satlantas Polres Lhokseumawe Swab Antigen Sopir Angkutan Umun Yang Melintas


Artikel ini sudah tayang di Kontan.CO.id dengan judul "WHO: Perhitungan korban meninggal akibat Covid-19 kurang signifikan"

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved