Breaking News:

Berita Banda Aceh

Fasilitas Mulai Dilengkapi, Pedagang Pasar Peunayong Kembali Direlokasi ke Al-Mahirah Lamdingin

"Sesuai dengan kesepakatan bersama pedagang, proses relokasi telah ditetapkan secara bersama pada hari Senin, tanggal 24 Mei 2021."

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Said Fauzan 

"Sesuai dengan kesepakatan bersama pedagang, proses relokasi telah ditetapkan secara bersama pada hari Senin, tanggal 24 Mei 2021."

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mulai besok, Senin (24/5/2021) para pedagang yang selama ini menempati sejumlah lokasi di Peunayong. yaitu Pasar Ikan Peunayong, Lapangan SMEP, dan Pasar Kartini akan kembali menempati Pasar Al-Mahirah Lamdingin.

Kembalinya pedagang Pasar Peunayong ke Al-Mahirah, setelah Pemerintah Kota Banda Aceh menyempurnakan dan melengkapi fasilitas yang ada di pasar yang baru tersebut.

Selain itu tujuan Pasar Peunayong direlokasikan ke Pasar Al-Mahirah untuk penataan Kota Banda Aceh serta melahirkan titik pertumbuhan ekonomi baru.

Demikian disampaikan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Said Fauzan usai mengikuti rapat terkait proses pemindahan pedagang ke Pasar Al-Mahirah, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Buka di Atas Pukul 23.00 WIB, 10 Warkop di Kota Banda Aceh Disegel, 8 Warung Dapat Peringatan

Baca juga: Tak Hanya untuk Pedagang, PDAM Juga Sedia Air Bagi Pengunjung Pasar Al Mahirah, Termasuk untuk Wudhu

Said Fauzan mengatakan pemindahan atau relokasi Pasar Peunayong ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin merupakan hasil keputusan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh serta hasil kesepakatan dengan pedagang.

"Sesuai dengan kesepakatan bersama pedagang, proses relokasi telah ditetapkan secara bersama pada hari Senin, tanggal 24 Mei 2021. Di hari dan tanggal tersebut sudah menjadi keputusan bersama semua pedagang untuk pindah ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin," sebutnya.

Said Fauzan mengatakan pemindahan para pedagang untuk menempati kembali Pasar Al-Mahirah, karena fasilitas di pasar yang baru tersebut sudah disempurnakan.

Baca juga: Ratusan Mayat Terkubur Dangkal di Tepi Sungai di India, Puluhan Burung Gagak Mendekati Jasad Warga

Baca juga: Israel Lakukan Kejahatan Perang, Serang Tempat Tinggal Warga Sipil Hingga Anak Palestina Meninggal

"Memang sebelumnya Pemerintah Kota Banda Aceh mengeluarkan kebijakan para pedagang boleh berjualan di Pasar Peunayong, karena sedang ada perbaikan prasana dan sarana di Pasar Al-Mahirah, di samping mendekati momen Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Kabag Prokopim ini juga menyebutkan bahwa relokasi Pasar Peunayong merupakan program pembangunan dan penataan kota yang berkelanjutan dan sudah direncanakan sejak lama.

"Relokasi ini memang sudah direncanakan sejak lama. Ke depan kawasan Peunayong akan dijadikan pusat kuliner sebagai penunjang destinasi wisata dan ini akan menjadi pusat perekonomian baru," pungkas Said Fauzan.(*)

Baca juga: Begini Pemandangan Jalan Kereta Api Lama Lambaro Aceh Besar, Menjelma Jadi ‘Kandang Ternak’ Dadakan

Baca juga: Besok, Semua Pedagang Kebutuhan Pokok di Peunayong Pindah ke Lamdingin, Begini Sudah Persiapannya

Baca juga: Diduga Alami Serangan Jantung Akibat Kelelahan Bersepeda, Pria 62 Tahun Meninggal Dunia

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved