Breaking News:

Berita Tamiang

Lantik 71 Datok Penghulu, Bupati Tamiang Mursil Larang Nikah Siri dan Dugem

Kelima larangan ini disampaikan Mursil ketika melantik 71 datok penghulu di lapangan upacara Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (24/5/2021).

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Imran Thayib
Serambi Indonesia
Bupati Aceh Tamiang, Mursil melantik 71 datok penghulu di lapangan upacara Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (24/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengeluarkan lima larangan yang wajib dijunjung tinggi oleh seluruh datok penghulu.

Dia juga mengingatkan para datok penghulu melibatkan Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK) dalam menjalankan pembanguan di desa.

Kelima larangan ini disampaikan Mursil ketika melantik 71 datok penghulu di lapangan upacara Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (24/5/2021).

Dengan nada tegas, lima poin ini disebutnya meliputi larangan dugem atau mengunjungi tempat hiburan malam, menyelenggarakan pertunjukan orkes tunggal (keyboard), melanggar sumpah jabatam, nikah siri dan korupsi.

“Ingat ini, lima larangan yang harus dipatuhi,” tegas Mursil.

Diketahui larangan dugem ini berkaitan dengan kasus lima warga Aceh Tamiang yang sempat diamankan aparat hukum di Medan, Sumatera Utara pada 10 April 2021 lalu.

Kala itu, lima orang tersebut terdiri atas empat datok penghulu (keuchik) dan satu mantan datok penghulu.

Mereka diamankan petugas saat ke luar dari salah satu tempat hiburan malam di Kota Medan bersama wanita.

“Termasuk nikah siri, jangan sampai persoalan di dalam rumah tangga mengganggu pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Selain mengeluarkan lima larangan ini, Mursil juga mengingatkan agar seluruh datok penghulu meningkatkan koordinasi dengan MDSK.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved