Internasional
Milisi Houthi Bersumpah, Serang Sekutu Arab Saudi, Balas Sanksi AS
Milisi Houthi di Yaman kembali bersumpah untuk menyerang negara-negara koalisi pimpinan Arab Saudi.
"Ya, itu adalah pesan yang jelas dari Amerika Serikat, lebih banyak sanksi akan dijatuhkan di masa depan," kata Ghallab,
Dia mengatakan pejabat yang menjadi sasaran sanksi AS tidak memiliki rekening bank di luar negeri dan jarang bepergian ke luar negeri.
“Tapi sanksi itu tidak akan berdampak apa-apa di lapangan," jelasnya.
"AS harus mencari para pemimpin Houthi aktif yang memasok senjata dan uang," tambahnya.
Disebutakn, keputusan menunjuk Houthi sebagai organisasi teroris benar.
Karena Houthi sebagai organisasi yang terintegrasi dan mengambil tindakan terhadap individu tidak akan berdampak apapun.
Selama briefing telepon khusus pada 20 Mei 2021, Utusan Khusus AS untuk Yaman, Timothy Lenderking mengatakan kepada wartawan, pemerintahnya akan terus memantau prilaku Houthi.
Bahkan akan mengambil tindakan hukuman yang sesuai, jika seruan perdamaian terus diabaikan.
Baca juga: Arab Saudi Bersihkan 3.154 Ranjau Darat di Yaman, Milisi Houthi Kembali Serang Dengan Drone
"Kami secara konstan dan terus menerus menilai perilaku Houthi dan tindakannya," jelasnya.
"Kami bersiap untuk mengambil langkah apapun yang sesuai dalam menanggapi prilaku Houthi," katanya.
“Dan izinkan saya juga mengatakan, kesediaan Houthi untuk dengan utusan PBB, dengan menunjukkan komitmen terhadap perdamaian, akan akan ditanggapi secara positif oleh AS," harapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rudal-milisi-houthi.jpg)