Breaking News:

Berita Aceh Barat

Tanggapi Temuan Pansus DPRA di Pelabuhan Lhok Bubon, PPK: Kerusakan Akan Diperbaiki oleh Rekanan

Peningkatan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Lhok Bubon tersebut menggunakan anggaran APBA tahun 2020.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Tim Pansus DPRA, Fuadri bersama rombongan saat melakukan pengecekan pembangunan proyek peningkatan Pelabuhan Penyeberangan Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Senin (24/5/2021). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Terkait temuan Pansus LKPJ Gubernur Aceh pada proyek peningkatan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat senilai Rp 1,8 miliar lebih, pihak rekanan akan memperbaiki setiap ada kekurangan di masa pemeliharaan.

Sejumlah item temuan Pansus atau Panitia Khusus DPRA pada peningkatan fasilitas pelabuhan tersebut, seperti mesin pompa air tidak berfungsi dan retaknya plafon di aula bangunan gedung terminal penumpang.

Peningkatan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Lhok Bubon tersebut menggunakan anggaran APBA tahun 2020.

Semenetara pihak PPK dari Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, Anis secara terpisah kepada Serambinews.com, Senin (24/5/2021), mengatakan, bahwa setiap ada kekurangan pada proyek Peningkatan Pelabuhan Penyeberangan Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat akan dilakukan perbaikan kembali oleh pihak rekanan.

Dijelaskan, menyangkut dengan tidak berfungsinya mesin pompa air di pelabuhan tersebut bukan karena kekurangan dari pihak rekanan.

Baca juga: VIDEO Wajah Pocut Cantik Gadis Aceh Hiasi Truk, Alhasil Diangkat Jadi Duta Lantas Lhokseumawe

Baca juga: Bagaimana Hukum Puasa Qadha dan Syawal Digabung, Diperbolehkankah? Begini Penjelasannya

Baca juga: Tips! Cara Aman Membersihkan Nasi di Panci Rice Cooker, Ternyata Bukan dengan Merendam

Akan tetapi karena aliran arus listrik yang tidak mencukupi dan kerusakan panel, sehingga menyebabkan mesin tersebut tidak bisa hidup.

Panel listrik yang digunakan untuk menghidupi mesin pompa air tersebut rusak dan saat ini sedang diperbaiki oleh pihak pelabuhan.

Sementara menyangkut dengan adanya plafon yang rusak, menurut Anis, akan dilakukan perbaikan oleh pihak rekanan karena saat ini proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Di mana ada kekurangan tentunya akan dilakukan perbaikan kembali oleh pihak rekanan,” tukas Anis.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved