Ramadhan
Waktu Terbaik Puasa Syawal Usai Idul Fitri 2021, Ini Bacaan Niat, Tata Cara dan Amalannya
Usai merayakan lebaran Idul Fitri yang jatuh pada tanggal Syawal 1442 Hijriah, ada beberapa ibadah yang dapat dilaksanakan umat muslim di bulan ini.
Usai merayakan lebaran Idul Fitri yang jatuh pada tanggal Syawal 1442 Hijriah, ada beberapa ibadah yang dapat dilaksanakan umat muslim di bulan ini.
SERAMBINEWS.COM-Puasa sunnah syawal dilakukan dalam bulan syawal.
Puasa sunnah untuk menutupi puasa di bulan Ramadhan dan kekurangan di bulan lainnya.
Usai merayakan lebaran Idul Fitri yang jatuh pada tanggal Syawal 1442 Hijriah, ada beberapa ibadah yang dapat dilaksanakan umat muslim di bulan ini.
Salah satunya adalah puasa enam hari di bulan syawal.
Untuk puasa Syawal ini di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ada tradisi lebaran Puasa Enam yang biasanya dilakukan masyarakat di Desa Jada Bahrin kecamatan Merawang dan di Kecamatan Mendo Barat.
Baca juga: Ikatan Cinta: Andin Ceraikan Al Usai Tahu Asal Usul Reyna, Benarkah? Elsa Ricky Makin Bahagia
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Rasa Sakit dan Nyeri, Termasuk Hindari Beberapa Makanan Berikut Ini
Baca juga: Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Pria di Kalsel Potong Kemaluan Sendiri
Melansir laman Nahdlatul Ulama Online NU.or.id, status hukum puasa syawal adalah sunnah bagi orang yang tidak memiliki tanggungan puasa wajib, baik qadha puasa Ramadan atau puasa nazar.
Sementara bagi mereka yang mempunyai hutang puasa karena uzur, seperti sakit, perjalanan jauh, atau lainnya, status hukum puasa syawal menjadi makruh.
Namun, bagi orang yang tak berpuasa Ramadan karena kesengajaan, tanpa uzur, status hukum menjadi haram.
Dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, orang yang mengerjakan puasa Syawal akan mendapatkan pahala puasa seperti orang yang berpuasa sepanjang masa.
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ … أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ[رواه الجماعة إلا البخاري والنسائي]
Artinya: Dari Abi Ayyub al-Anshari r. a. (diriwayatkan) … bahwa Rasulullah saw bersabda: Barang siapa sudah melakukan puasa Ramadan, kemudian menambahkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia telah melaksanakan puasa sepanjang masa. [HR Jama’ah ahli hadis selain dan an-Nasa’i].
Hadis lain menyebut ganjaran puasa Syawal adalah seperti puasa satu tahun penuh.
[عَنْ ثَوْبَانَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ فَشَهْرٌ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَصِيَامُ سِتَّةِ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ فَذَلِكَ تَمَامُ صِيَامِ السَّنَةِ . [رواه أحمد
Artinya: Dari Tsauban, dari nabi saw (diriwayatkan bahwa) beliau bersabda: Barang siapa berpuasa Ramadan, maka pahala satu bulan Ramadan itu (dilipatkan sama) dengan puasa sepuluh bulan, dan berpuasa enam hari sesudah Idul Fitri [dilipatkan sepuluh menjadi enam puluh], maka semuanya (Ramadan dan enam hari bulan Syawal) adalah genap satu tahun. [HR Ahmad].
Karena besarnya keutamaan puasa Syawal, jangan lupa untuk mengerjakannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puasaramadhan1441h.jpg)