Breaking News:

Usia Hidup Manusia

Gunakan Tes Darah, Sebuah Studi Mengungkap Manusia Dapat Hidup Maksimal 150 Tahun

Hasil studi yang dipublikasikan secara daring 25 Mei lalu di jurnal Nature Communications ini pun mendapatkan komentar dari beberapa pihak...

WeChat/Dailymail
ILUSTRASI - Almihan Seyiti merayakan ulang tahun ke 134 pada Kamis (25/6/2020) di kota kelahirannya di dekat Kashgar di Xinjiang, Uighur, China. 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah studi baru menunjukkan, jika manusia mungkin dapat hidup hingga usia 120 sampai 150 tahun.

Rentang hidup manusia menurut studi tersebut tak bisa lebih dari 'batas absolut' itu.

Kesimpulan ini didapat setelah peneliti menggunakan pemodelan matematika untuk memprediksi usia manusia.

Mengutip Live Science, Minggu (30/5/2021) dalam studinya peneliti menganalisis kumpulan data besar dari AS, Inggris, dan Rusia, yang bersama-sama mencakup data medis anonim untuk lebih dari 500.000 orang.

Mereka memanfaatkan data dari tes darah sederhana.

Para peneliti kemudian mengamati dua angka yang dikumpulkan dari tes darah untuk tiga kelompok usia yang berbeda, rasio dua jenis sel darah putih yang melawan penyakit dan ukuran variabilitas dalam ukuran sel darah merah.

Menurut Dr Marc J Kahn, Dekan Fakultas Kedokteran Kirk Kerkorian dan wakil presiden urusan kesehatan di University of Nevada, Las Vegas, kedua angka itu akan naik saat seorang menua, disebut biomarker penuaan.

Dari tes darah tersebut, mereka kemudian menggunakan model komputer untuk menentukan apa yang mereka sebut indikator status organisme dinamis, atau DOSI untuk mengukur bagaimana baiknya seseorang akan dapat pulih dari stres, seperti penyakit atau cedera.

Peneliti juga melihat data aktivitas fisik, diukur dalam jumlah langkah per hari untuk memvalidasi hasil mereka.

Peneliti menemukan pola yang sama. Orang yang lebih muda cenderung mengambil lebih banyak langkah setiap hari, sementara orang yang lebih tua mengambil lebih sedikit langkah setiap hari seiring bertambahnya usia.

Halaman
12
Editor: Eddy Fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved