Breaking News:

Berita Banda Aceh

Abang Becak dan Empat Napi LP Meulaboh Diangkut ke Mapolres Aceh Barat

Buntut dari terbongkarnya upaya penyelundupan sabu-sabu itulah sehingga empat napi dan abang becak tadi diperiksa intensif di Mapolres Aceh Barat.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Petugas piket di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Meulaboh, Aceh Barat, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 15,5 gram sabu-sabu ke LP kelas IIB tersebut, Minggu (30/5/2021) sore. Pengirim yang berasal dari Aceh Besar memasukkan sabu-sabu tersebut ke dalam sabun mandi dan botol deodoran. Kurir sabu tersebut, seorang tukang becak, berhasil ditangkap petugas. 

Buntut dari terbongkarnya upaya penyelundupan sabu-sabu itulah sehingga empat napi dan abang becak tadi diperiksa intensif di Mapolres Aceh Barat.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Empat orang narapidana (napi) diangkut dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Banda Aceh ke Mapolres Aceh Barat pada Minggu (30/5/2021) malam.

Selain napi, diboyong juga seorang tukang becak bernama Zukhri. Dia sebelumnya ditahan sipir LP Meulaboh karena pada Minggu sore mengantarkan sabun mandi dan deodoran kepada seorang napi yang ketika diperiksa ternyata berisi 15,5 gram sabu-sabu.

Buntut dari terbongkarnya upaya penyelundupan sabu-sabu itulah sehingga empat napi dan abang becak tadi diperiksa intensif di Mapolres Aceh Barat.

Kepala LP Kelas IIB Meulaboh, Said Syahrul SH yang dihubungi Serambinews.com, Minggu malam, mengatakan keempat napi itu berada dalam satu kamar, yakni kamar 16 Blok B LP Meulaboh.

Baca juga: Selain Amanda Manopo, Siapa Artis Cocok Perankan Andin Ikatan Cinta? Bos RCTI Ungkap Rahasia

Baca juga: Ditegur Karena Nyelip Antrean, Pria Ini Marah dan Ngamuk Hingga Serang Perekam Video di Minimarket

Baca juga: Syamsul Bahri, Anggota DPRK Aceh Tamiang Meninggal Dunia di RSUD

Sebetulnya, paket sabu tersebut hanya ditujukan kepada seseorang dari empat penghuni kamar tersebut, yakni Indra Fitra.

Namun, pihak polisi menduga para penghuni kamar itu bersekongkol mendatangkan sabu dari luar untuk dikonsumsi bersama atau dijual di dalam LP, maka seluruhnya harus ikut diperiksa sebagai saksi.

Keempat napi yang dimintai keterangan terkait sabu-sabu yang gagal masuk LP itu adalah Indra Fitra bin M Rasyid. Dia divonis sembilan tahun penjara dan sisa hukumannya masih lima tahun tujuh bulan lagi.

Kedua, Mukhsin Fuadi bin Junaidi. Divonis lima tahun dan sisa hukumannya tinggal satu tahun delapan bulan lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved