Breaking News:

Berita Nagan Raya

DPRK Desak ESDM Aceh Keluarkan IPR untuk Tambang Emas Rakyat di Nagan Raya

Kedatangan Zulkarnain ke ESDM guna mendorong aktivitas tambang emas oleh masyarakat menjadi legal atau tidak liar dengan mengantongi IPR.

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya, Zulkarnain 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya, Zulkarnain menemui Kadis ESDM Aceh, Mahdinur untuk melaporkan kondisi tambang emas di kabupaten setempat.

Kedatangan Zulkarnain ke ESDM guna mendorong aktivitas tambang emas oleh masyarakat menjadi legal atau tidak liar dengan mengantongi Izin Penambangan Rakyat atau IPR.

"Sehubungan laporan dan keluhan masyarakat yang disampaikan kepada DPRK Nagan Raya terkait tambang emas liar di beberapa kecamatan, telah kami tindak lanjuti menyampaikan ke ESDM Aceh," kata Zulkarnain dalam keterangan pers kepada wartawan, Senin (31/5/2021).

Ia menyatakan, kawasan emas di Nagan Raya banyak yang dieksploitasi secara liar tanpa memperoleh izin dari pemerintah.  

"Tentu aktifitas tambang emas tersebut telah menyebabkan dampak lingkungan," katanya.

Baca juga: 32 Desa di Gayo Lues Gelar Pilkades Serentak, Ini Hasil untuk 8 Desa di Kecamatan Kutapanjang

Baca juga: Kepala Intelijen Mesir Kunjungi Jalur Gaza, Perkuat Gencatan Senjata Hamas-Israel

Baca juga: VIDEO - Pengantin Wanita Unjuk Kekuatan Patahkan Besi Saat Resepsi Pernikahan

Menurut Zulkarnain, dalam pertemuan dengan ESDM Aceh pada Kamis (27/5/2021) lalu, pihakya telah meminta Pemerintah Aceh melalui Kadis Pertambangan agar dapat segera mengambil langkah kebijakan untuk melegalisasi aktivitas mereka dengan mengeluarkan IPR (Izin Penambangan Rakyat).

"Sehingga masyarakat tidak lagi melakukan penambangan liar yang akan merugikan negara rakyat dan juga penambang sendiri ketika mereka ditangkap penegak hukum," katanya.

Pemerintah, kata Zulkarnain, tidak boleh membiarkan tambang liar beroperasi dengan bebas.

Namun bagi penambang warga Nagan Raya harus difasilitasi dan membina mereka dengan melegalkan usahanya untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan menambah pendapatan negara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved