Breaking News:

Berita Aceh Utara

Setelah Lima Hari Dirawat, Dua Bocah Disambar Petir Kini Harus Berobat Jalan

Dua dari lima warga Desa Gampong Trieng, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara kini harus berobat jalan setelah lima hari mendapat perawatan di di RSU...

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBI/JAFARUDDIN
Petugas medis memeriksa kondisi dua bocah yang menjadi korban sambaran petir saat masih dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

Dua dari lima warga Desa Gampong Trieng, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara kini harus berobat jalan setelah lima hari mendapat perawatan di di RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Dua dari lima warga Desa Gampong Trieng, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara kini harus berobat jalan setelah lima hari mendapat perawatan di di RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

Kedua bocah tersebut diizinkan pulang oleh dokter yang merawatnya di RSU Cut Meutia Aceh Utara pada Senin (31/5/2021) sore. 

Kedua bocah tersebut yaitu, Muhammad Irham (8) dan Ardian (5), warga Desa Meunasah Trieng, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara. 

Diberitakan sebelumnya, lima warga Desa Gampong Trieng Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara pada Rabu (26/5/2021) sekira pukul 16.00 WIB disambar petir saat mereka berteduh di sebuah gubuk kawasan desa setempat. 

Petir tersebut menyambar gubuk tempat mereka istirahat, setelah kawasan itu dan sekitarnya diguyur hujan deras. 

Masing-masing korban adalah, Nurhayati (33), M Irfan Rasyid (11), kemudian Ridwan (9), Irham (8), dan Ardian (5). 

Baca juga: Hilangkan Jejak, Pengedar Sabu Ini Hancurkan dan Buang HP Usai Berkomunikasi, Satu HP Satu Transaksi

Korban adalah warga Desa Meunasah Trieng, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara.

Dari lima korban, satu meninggal, yaitu Nurhayati ibu dari Muhammad Irfan Rasyid dan Irham. 

Sedangkan dua korban lagi, juga tetangga korban.

“Sudah, sudah izinkan pulang dokter dan sekarang sudah di rumah,” ujar Fitri keluarga Muhammad Irfan, melalui WhatsApp, kepada Serambinews.com, Selasa (1/6/2021). 

Disebutkan, saat ini Muhammad Irfan Rasyid dan Irham dirawat oleh neneknya, karena ibunya sudah meninggal. 

“Sekitar pukul 16.00 WIB,kami tiba di rumah dari RSU Cut Meutia Aceh Utara,” tulis Fitri. (*) 

Baca juga: Dinilai Melanggar Perbup Covid-19, Lima Warung Kopi di Pidie Disegel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved