Breaking News:

Berita Abdya

Abdya Heboh! Lima WNA Cina Tiba Saat Kasus Covid-19 Naik, Didatangkan Perusahaan Tambang Biji Besi

Kabarnya, kedatangan lima orang warga Negara Cina tersebut bertujuan untuk melakukan survei pabrik biji besi yang terletak di Ie Mirah, Babahrot.

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Petugas Imigrasi Kelas II Meulaboh, Aceh Barat memeriksa administrasi WNA yang didatangkan oleh PT JAM, Rabu (2/6/2021), di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Abdya. 

“Memang, pasca mendapatkan laporan adanya TKA tiba ke Abdya, kita langsung turun ke lokasi,” pungkasnya. 

Baca juga: Begini Cara Satgas Covid-19 Tekan Penyebaran Corona, dari Gencarkan Razia Hingga Tes Swab Pengunjung

Baca juga: Kapal Angkatan Laut Terbesar Iran Terbakar, Tenggelam di Teluk Oman

Baca juga: VIDEO Kejari Bireuen Tetapkan Mantan Keuchik Paya Lipah Sebagai Tersangka Korupsi Dana APBG

Imigrasi periksa izin

Sementara itu, Petugas Imigrasi Kelas II Meulaboh, Aceh Barat mendatangi perusahaan PT JAM di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Rabu (2/6/2021). 

Kasi Inteldakim, Iskandar Yus mengatakan, kedatangan pihaknya ke PT JAM tersebut untuk melakukan pemeriksaan terkait izin kedatangan WNA di wilayah hukum Kantor Imigrasi Meulaboh.

"Setelah kita periksa, semua WNA Cina ini izin tinggalnya bagus,” papar dia.

“Satu orang pemegang Kitas sebagai investor, dan dua orang lagi menggunakan Visa 2B11B," ujar Kadi Inteldakim, Iskandar Yus kepada awak media.

Menurut Iskandar, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya itu, maka TKA tersebut dibolehkan untuk survei lapangan sebelum yang bersangkutan melakukan kontrak kerja dengan pihak perusahaan.

Baca juga: Aduh! Satu Pengunjung Kafe di Meulaboh Ditemukan Terpapar Covid-19, Terungkap Saat Tes Swab Dadakan

Baca juga: Kejari Bireuen Tahan Mantan Keuchik Paya Lipah, Tersangka Korupsi APBG, Begini Tanggapan Pengacara

Baca juga: Kasat PJR Polda Aceh AKBP Brahmanti Agus Suyono Jabat Kapolres Aceh Tenggara

 Iskandar mengaku, kedatangan mereka memeriksa WNA itu untuk menertibkan pendatang dari luar negeri.

Ini juga sebagai upaya menindaklanjuti peraturan yang telah ditetapkan pemerintah tentang penerapan Protkes Covid-19.

"Tidak ada masalah, tapi mereka belum boleh bekerja karena belum ada izin kerja, dan mereka harus urus izin kerja dulu di Kemennaker Jakarta," papar Iskandar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved