Breaking News:

Video

VIDEO - Kelompok PKK Tembaki Warga Sipil di Suriah, Karena Memprotes Perekrutan Anak-anak

Organisasi teroris kiri itu memberlakukan wajib militer pada anak perempuan dan laki-laki yang lahir antara tahun 1990 dan 2003.

Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Zaenal

SERAMBINEWS.COM, SURIAH - Teroris YPG/PKK menembaki warga sipil di wilayah Manbij Suriah pada Selasa (1/5/2021) karena memprotes perekrutan paksa oleh organisasi teroris tersebut.

Demonstrasi menentang perekrutan paksa anak-anak oleh YPG/PKK dimulai di pusat kota Manbij pada hari Senin dan kemudian menyebar ke bagian timur Manbij.

Teroris komunis berusaha mencegah demonstran memasuki pusat kota dan menembaki masyarakat.

Seorang warga sipil tewas dan enam lainnya terluka oleh teroris sejauh ini.

Sementara itu, pengunjuk rasa membakar mobil milik organisasi teroris itu.

Delegasi dari Rusia dan rezim Assad Suriah pada Selasa memasuki Manbij untuk bertemu dengan para pemimpin suku di distrik tersebut.

Kelompok teror itu juga memberlakukan jam malam selama 48 jam yang dimulai tengah malam untuk mencegah orang berdemonstrasi menentang perekrutan paksa di Manbij, yang telah diduduki oleh kelompok teror YPG/PKK sejak 2016.

Orang-orang di Manbij, 90% berpenduduk Arab, telah memprotes perekrutan paksa anak-anak mereka sejak Senin.

Organisasi teroris kiri itu memberlakukan wajib militer pada anak perempuan dan laki-laki yang lahir antara tahun 1990 dan 2003.

Anak-anak dan pemuda Arab yang berada di beberapa daerah, termasuk Manbij, Ayn al-Arab (Kobani), Qamishli, Malikiyah, Hasakah, Raqqa, dan Deir ez-Zor.

Mendokumentasikan pelanggaran terhadap warga sipil di Suriah, Jaringan HAM Suriah, dalam rilisnya pada 22 Mei 2021, mengatakan 3.800 warga sipil secara paksa ditahan di pusat-pusat kosentrasi yang didirikan oleh Pasukan Demokratik Suriah pimpinan YPG/PKK.(Anadolu Agency)

Baca juga: VIDEO - Coba Melarikan Diri, Paramotor Teroris PKK Dihancurkan Drone Turki

Baca juga: Kelompok YPG/PKK Serang Kota Afrin Suriah, Roket Menghantam Rumah, 10 Orang Luka-luka

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved