Breaking News:

Berita Aceh Besar

Ketua DPRK Aceh Besar Minta PBM Tatap Muka Sistem Shift, Untuk Antisipasi Anak Kecanduan Game

Bukan total menghentikan proses belajar tatap muka seperti yang sudah diberlakukan Pemkab Aceh Besar dalam beberapa hari ini.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali 

Begitu juga untuk tingkat SMP/sederajat. 

Iskandar Ali mengatakan tentu PBM tatap muka sistem shift ini juga harus menerapkan Protkes Covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menyediakan alat cek suhu tubuh serta tempat pencuci tangan.

Iskandar Ali menilai kebijakan Pemkab Aceh Besar tidak membolehkan proses belajar mengajar tatap muka saat ini adalah keputusan tidak bijak, sehingga Pemkab harus memikir kembali. 

"Salah satu risiko anak ditiadakan dari sekolah tatap muka, orang tua sangat sulit mengontrol mereka dari asyiknya bermain game. 

Tentu ini akan memengaruhi saraf anak yang berdampak terhadap kesehatannya dan malasnya mereka belajar," kata Iskandar. 

Petakan daerah

Iskandar Ali mengatakan yang seharusnya dilakukan Pemkab Aceh Besar bukan meniadakan PBM tatap muka. 

Tetapi memetakan daerah zona merah, orange, dan hijau dari penyebaran virus Corona. Dengan demikian tak semua sekolah harus belajar daring total. 

"Artinya jika zona hijau berarti anak-anak aman untuk melakukan proses belajar mengajar tatap muka, namun tentu harus tetap mengikuti Protkes Covid-19," saran Iskandar Ali.

Kasus Covid-19 di Aceh Besar meningkat

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved