Pasangan Pengantin Baru Meninggal dengan Leher Tergorok, Ditemukan di Kamar
Abdul Karim (34), asal Desa Meuraksa, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, dan Kartini binti M Hasan (34) asal Cot Jabet, Kecamatan Gandapura
Untuk diketahui, baru dua minggu lalu Abdul Karim dan Kartini melangsungkan pesta perkawinan (preh linto baro). MenurutM Hasan, (66) anaknya selama ini akur-akur saja dengan suaminya. Karena itu, M Hasan sama sekali belum bisa mendugamotif anak dan menantunya meninggal secara tragis.
M Hasan didampingi keluarga lain mengatakan, proses perkawinan mereka mulai dari peminangan hingga pesta perkawinan, lancar-lancar saja. Bahkan, saat pesta di rumah nya M Hasan memotong satu lembu untuk hidangan kepada tamu undangan. Sedangkan acara antar darabaro ke Desa Meuraksa, Kecamatan Meureudu, belum dilaksanakan. “Rencananya Tueng Dara Baro ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ujar M Hasan. Namun sebelum acara itu, anak dan menantu M Hasan sudah meninggal dunia dengan luka gorok di leher.
Ti Hasanah menambahkan, menantunya memang belum bekerja dan sejak usai pesta perkawinan, sering pulang ke rumah. “Selama ini biasa saja dan tidak ada masalah sama sekali,” ujar Ti Hasanah seraya menyebutkan Kartini merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara. (yus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/foto-perkawinan-pengantin-yang-sudah-meninggal.jpg)