Breaking News:

Berita Aceh Utara

2 Pemuda Aceh Utara yang Ditangkap Jual Beli Chip Higgs Domino Dilimpahan ke Jaksa, Terancam Cambuk

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi kepada Serambinews.com, Sabtu (5/6/2021), menyebutkan, berkas perkara kasus ter

Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Polres Aceh Utara 
Personel Polres Aceh Utara meringkus dua pemuda sedang transaksi chip higgs domino 

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi, menyebutkan, berkas perkara kasus tersebut dinyatakan sudah lengkap atau P21 oleh pihak Kejari Aceh Utara

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Penyidik Satuan Reskrim Polres Aceh Utara melimpahkan dua pria yang ditangkap beberapa waktu lalu saat sedang jual beli chip Higss Domino ke Kejaksaan Negeri Aceh Utara.

Pelimpahan ini dilakukan pada Kamis (3/6/2021).

Bersama keduanya, polisi juga melimpahkan barang bukti untuk pembuktian keterlibatan tersangka dalam kasus judi tersebut. 

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi kepada Serambinews.com, Sabtu (5/6/2021), menyebutkan, berkas perkara kasus tersebut dinyatakan sudah lengkap atau P21 oleh pihak Kejari 

“Berkas perkara, barang bukti serta tersangka sudah kita serahkan ke Kejaksaan, maka kasus tersebut dinyatakan selesai di tangan penyidik kami,” jelas AKP Fauzi.

Baca juga: Tak Ada Sinyal, Begini Kronologi Ria Ricis Saat Tahu Ayahnya Meninggal Setelah Turun dari Wae Rebo 

Baca juga: Draf RUU KUHP: Aborsi, hingga Dukun Santet Bisa Dipidanakan

Baca juga: Aceh Utara Terbanyak Penerima PKH, Sabang Terendah, Ini Kategori Penerima Bantuan Kemensos Itu

Diberitakan sebelumnya, Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Aceh Utara mengamankan dua pemuda berinisial J (25) dan A (20), Selasa (20/4/2021) malam. 

Keduanya diamankan dari sebuah kios kawasan Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Keduanya tertangkap tangan sedang melakukan jual beli chip higgs domino yang diindikasikan sebagai judi online dan melanggar Qanun Jinayat.

Dalam kasus ini petugas menyita sejumlah barang bukti, yakni dua smartphone Android dan uang tunai Rp 800 ribu.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 20 Juncto Pasal 18 juncto Pasal 6 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengam ancaman hukuman cambuk. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved