Diteriaki Begal, Debt Collector di Subang Tewas Dikeroyok Massa, Ini Kronologinya
Seorang penagih utang atau debt collector (DC) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dihakimi massa.
"Karena saya di Polsek Jalancagak cagak, dia (korban) saya minta diambil dari Polsek Sagalaherang ke Polsek Jalancagak, karena saya ada disini," ujarnya.
"Dia dibawa ke Puskesmas dari Polsek Jalancagak, tapi menurut keterangan Puskesmas katanya gak ada luka parah, karena kami sudah ada upaya damai korban kami bawa ke rumah sakit Pamanukan," kata Dandi.
Namun sesampainya di rumah sakit, pihak rumah sakit tidak menyanggupi penanganan korban.
"Di rumah sakit Pamanukan itu gak sanggup katanya, saya hubungi keluarga korban terus dibawa ke rumah sakit Siloam Purwakarta," kata dia.
"Korban meninggal itu tak lama setelah sampai di rumah sakit Siloam Purwakarta, pada hari Sabtu," katanya.
Dandi menuturkan, ia bersama korban melakukan penagihan atas perintah kantor Federal International Finance (FIF) Cabang Pamanukan.
"Kita dapat data penagihan itu dari FIF Pamanukan, karena posisi unit sekarang adanya di Subang meskipun unit itu dari Bandung jadi kita yang narik," pungkasnya.
(tribunnewswiki.com/RAK, TribunJabar.id/Irvan Maulana)
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Kronologi Debt Collector di Subang Tewas Dikeroyok Massa, Korban Diteriaki Begal
Baca juga: Ucapan Aa Gym Teh Ninih Sudah 7 Kali Turun Mesin Dikomentari Denny Siregar: Ternyata Doi Montir
Baca juga: Tarik Motor yang Nunggak, Debt Collector Tewas Dikeroyok Akibat Diteriaki Begal oleh Debitur
Baca juga: 5 Obat Vitamin C untuk Melawan Pilek, Ada Jambu Biji hingga Cabai Merah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-1.jpg)