Breaking News:

Sosok Nikko Jenkins

Ini Nikko Jenkins, Pembunuh Bayaran yang Dijatuhi Hukuman Mati hingga Viral di Media Sosial 

Pada usia 13 tahun, dia telah melakukan beberapa serangan termasuk satu serangan dengan menggunakan pisau.....

Editor: Eddy Fitriadi
oxygen.com
Nikko Jenkins. 

SERAMBINEWS.COM - Nikko Jenkins bukanlah sosok biasa. Namanya masyhur di dunia kejahatan internasional.

Pria tanpa belas kasih ini lahir 16 September 1986 di negara bagian Colorado, Amerika Serikat (AS).

Videonya belakangan ini kerap menghiasi media sosial Tiktok maupun Snackvideo. 

Bahkan, netizen membuat keterangan video: "Siapa saja yang menatapnya akan dibunuh".

Nikko Jenkins adalah seorang pembunuh bayaran asal Amerika Serikat (AS).

Kasus yang terbongkar dan paling mencuat ke publik yaitu melakukan pembunuhan terhadap empat perempuan di Omaha, Nebraska, pada Agustus 2013. Akibatnya, ia dijatuhi hukuman mati pada Mei 2017.

Ini fakta-fakta tentang Nikko Jenkins serta keluarganya yang dilansir dari networthheightsalary.com pada Sabtu (12/6/2021).

Sejak kecil sudah berulah

Nikko Jenkins punya rekor kejahatan yang banyak. Bahkan mulai dari dia remaja. Pada usia 7 tahun, dia pernah membawa pistol ke sekolah dasarnya.

Pada usia 11, Jenkins dikeluarkan dari rumah karena kekerasan berulang dan berhenti bersekolah.

Pada usia 13 tahun, dia telah melakukan beberapa serangan termasuk satu serangan dengan menggunakan pisau.

Pada usia 15 tahun, dia dihukum karena melakukan pembajakan mobil. Dia pun dikirim ke penjara pada tahun 2003.

Saat dipenjara, dia didakwa dua kali karena perannya dalam kerusuhan penjara tahun 2006.

Ia juga menyerang seorang penjaga penjara saat cuti untuk pemakaman neneknya.

Setelah baru bebas pada usia 21 tahun, Nikko Jenkins langsung melakukan pembunuhan terhadap empat orang wanita.

Alasan pembunuhan tidak masuk akal

Alasan utama nama Nikko Jenkins terkenal di kalangan para pembunuh bayaran adalah alasannya membunuh.

Bukan karena balas dendam, asmara, atau soal ekonomi, tapi Nikko Jenkins melakukan pembunuhan atas perintah dewa ular kuno Apophis. 

Dalam Mitologi Mesir, Apophis dalam bahasa Yunani adalah dewa kejahatan.

Dia adalah perwujudan kegelapan dan kekacauan (ı͗zft dalam bahasa Mesir kuno), karena itulah ia adalah musuh cahaya Ma'at (kebenaran).

Ketika ditangkap, kejiwaan Nikko Jenkins sempat diperiksa.

Namun ahli medis menyatakan dia cukup normal. Sehingga dia langsung dijatuhi hukuman mati.

Punya seorang istri

Sangat sulit dipercaya, tetapi Nikko Jenkins sudah menikah.

Nikko, entah bahagia atau tidak, menikah dengan Chalonda Jenkins, yang telah beberapa kali dipenjara karena pelanggaran yang dia lakukan.

Walau begitu Chalonda tetap menjadi pendukung suaminya selama bertahun-tahun.

Dilansir dari networthheightsalary.com, 100 tahun yang lalu, anggota keluarga Levering dikenal karena reputasi baik mereka yang telah berlangsung lama.

Mereka adalah keluarga yang sangat dihormati di Omaha, Nebraska.

Salah satu nenek moyang Nikko Jenkis, Levi Levering, adalah pemimpin suku kota dengan pengaruhnya mencapai sejauh Washington D.C.

Namun, reputasi keluarga itu berubah ketika cicit Levi Levering, Nikko Jenkins dan keluarganya terlibat dalam serangkaian aksi kriminal.

Mulai dari penelantaran anak, penyalahgunaan narkoba, pencurian, dan pembunuhan.

Selain Nikko menerima hukuman mati atas tindak kriminalitas yang dilakukannya, beberapa anggota keluarganya juga didakwa dengan pembunuhan dan kejahatan lainnya.

Tercatat, 38 keturunan Levi Levering telah dinyatakan bersalah atas sekitar 633 tindak pidana dalam 4 dekade terakhir.

Belum lagi pelanggaran yang berakhir dengan pembatalan sidang, pembatalan tuntutan dan pembebasan.

Nikko Jenkins lahir dari pasangan Lori Jenkins dan David Magee.

Kedua orangtuanya juga adalah penjahat yang dihukum dan telah menjalani hukuman di penjara yang berbeda. Kemudian Magee meninggal pada tahun 2009.

Nikko Jenkins dibesarkan bersama lima saudara kandungnya yang lain di Nebraska.

Tiga dari saudara perempuan Nikko Jenkins juga adalah penjahat yang telah dihukum.

Sang adik perempuan, Erica Jenkins adalah seorang pembunuh yang dihukum dan menjalani hukuman seumur hidupnya di Pusat Wanita Nebraska. Erica divonis 100 tahun penjara.

Sementara, adiknya yang lain, bernama Lori Sayles dan Melonie Jenkins juga dipenjara dengan alasan menjadi ancaman bagi dunia atas tindak kriminalitasnya di sejumlah negara.

Keduanya pun didakwa sebagai teroris yang berbahaya.

Warren Levering, paman Nikko Jenkins, baru-baru ini dibebaskan dari penjara di Oklahoma.

Terlepas dari semua penahanan sebelumnya, Warren disebut sebagai kaki tangan dalam salah satu pembunuhan yang dilakukan oleh Nikko Jenkins.

Sosok adik perempuan Nikko Jenkins, Erica Jenkins tak kalah mengerikan dari kakaknya.

Erica Jenkins didakwa melakukan beberapa kejahatan dan dinyatakan terlibat dalam pembunuhan 4 wanita yang dilakukan oleh Nikko Jenkins di Omaha, Nebraska, pada Agustus 2013.

Keempat pembunuhan itu menimpa empat wanita yang sama sekali tidak saling berhubungan.

Korban pertama dan kedua ditemukan bersamaan pada tanggal 11 Agustus 2013.

Kedua mayatnya berada di sebuah truk pickup Ford putih yang diparkir di dekat kolam renang kota di 18th dan F St, di Spring Lake Park.

Setelah diidentifikasi, korban pertama dan kedua bernama Juan Uribe-Pena dan Jorge C Cajiga-Ruiz.

Keduanya telah ditembak di bagian kepala.

Korban ketiga adalah Curtis Bradford.

Mayatnya ditemukan pada 19 Agustus di luar garasi terpisah di 18th and Clark St.

Hasil penyelidikan menemukan ada dua luka peluru di punggung Bradford.

Lalu korban keempat dan terakhir adalah Andrea Kruger, ditemukan pada 21 Agustus.

Awalnya tidak ada yang tahu bahwa keempat kasus pembunuhan itu dilakukan oleh pelaku yang sama.

Justru Nikko Jenkins sempat ditangkap atas tuduhan ancaman teroris yang tidak terkait dengan kasus pembunuhan itu.

Namun tak lama muncul beberapa bukti yang memberatkannya. Sehingga akhirnya dia mengaku membunuh keempat korban.

Erica Jenkins juga menjalani hukuman seumur hidup lebih dari 100 tahun.

Ini karena dia berpartisipasi dalam salah satu dari empat pembunuhan yang dilakukan oleh Nikko Jenkins.

Selain itu, dia juga dihukum karena menyerang tahanan lain di penjara.

Jaksa mengatakan Erica Jenkins memukuli sesama narapidana dan sepupu Christine Bordeaux sebagai pembalasan atas kesaksian Bordeaux terhadap dia dan Nikko.

Setelah serangan brutal, di mana Erica Jenkins memukul Bordeaux dengan gembok, dan menyerang seorang penjaga saat memindahkannya ke unit lain.

Erica Jenkins tertawa dan berkata, 'Mereka seharusnya membiarkan saya menyelesaikannya'.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul "Sosok Nikko Jenkins, Pembunuh Bayaran Sadis, Tatapan Matanya Bikin Orang Merinding" 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved