Breaking News
Selasa, 14 April 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Thailand - Kamboja Gencatan Senjata, China: Sabahat Lama dan Mitra Tiongkok

"Kamboja dan Thailand bukan hanya tetangga satu sama lain, tetapi juga sahabat lama sekaligus mitra Tiongkok. Kami berduka atas korban jiwa...

Editor: Nurul Hayati
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Sengketa wilayah yang telah berlangsung lama antara Thailand dan Kamboja kembali meletus terkait sebuah kuil Hindu kuno. China merespons positif kesepakatan senjata antara Thailand dan Kamboja serta menyebut kedua negara tersebut adalah sahabat lama sekaligus mitra Tiongkok. 

"Kamboja dan Thailand bukan hanya tetangga satu sama lain, tetapi juga sahabat lama sekaligus mitra Tiongkok. Kami berduka atas korban jiwa dan luka-luka, serta menyampaikan simpati tulus," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

SERAMBINEWS.COM - Setidaknya 36 orang tewas dalam pertempuran Thailand melawan Kamboja dan sebagian besar korbannya merupakan warga sipil.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Malaysia selaku ketua blok regional ASEAN pada periode ini dipercaya sebagai mediator untuk mempertemukan pihak Kamboja dan Thailand untuk meraih kesepakatan damai.

Tak sendirian, Malaysia juga mendapatkan dorongan baik dari Amerika Serikat dan Tiongkok untuk mengakhiri permusuhan, melanjutkan komunikasi langsung, serta membentuk mekanisme penerapan gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand.

Usai lebih dari dua jam pembicaraan di kediaman resminya di Putrajaya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, didampingi pemimpin Thailand dan Kamboja, menyatakan kesiapan mengerahkan tim pengawas untuk memastikan implementasi gencatan senjata.

"Ini merupakan langkah pertama penting menuju penurunan ketegangan dan pemulihan perdamaian serta keamanan. Semua pihak memiliki komitmen kuat terhadap perdamaian," ujarnya dalam konferensi pers seperti yang dikutip dari The Nation.

Konflik sengit antara Kamboja dan Thailand dalam beberapa waktu terakhir ini resmi dihentikan setelah kedua belah pihak meraih kesepakatan gencatan senjata pada Senin ini (28/7/2025).

Di dalam negosiasi yang dijembatani oleh Malaysia tersebut, Kamboja dan Thailand akhirnya sepakat untuk menerapkan gencatan senjata segera tanpa syarat mulai Senin tengah malam ini.

Upaya ini diambil guna menghentikan konflik paling mematikan dalam lebih dari satu dekade setelah lima hari pertempuran sengit mengakibatkan lebih dari 300.000 orang mengungsi.

Baca juga: Thailand & Kamboja Gencatan Senjata, Korsel & Korut Tutup Pintu Perdamaian

Respons China

Kesepakatan damai antara Kamboja dan Thailand ini juga ikut disambut baik oleh Pemerintah Tiongkok

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Tiongkok melalui pernyataan tertanggal 27 Juli menegaskan sikap netral dan tidak memihak terhadap konflik perbatasan Kamboja-Thailand.

Pihak Tiongkok mengungkapkan prioritas mereka adalah mendukung dialog perdamaian melalui komunikasi intensif dengan kedua negara.

Pengumuman ini muncul setelah upaya internasional semakin intensif untuk meredakan ketegangan di perbatasan, meski bentrokan sporadis masih terjadi meski kedua pihak sempat menunjukkan kesediaan berdamai.

"Kamboja dan Thailand bukan hanya tetangga satu sama lain, tetapi juga sahabat lama sekaligus mitra Tiongkok. Kami berduka atas korban jiwa dan luka-luka, serta menyampaikan simpati tulus," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved