Breaking News:

Berita Aceh

Video Warga Sikundo Melintas Jembatan Tali Kembali Viral, Ini Penjelasan Humas Aceh

Pemerintah Aceh bukan hanya membangun jembatan untuk memudahkan akses transportasi bagi warga Sikundo, Kecamatan Pante Ceuremen, Aceh Barat

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HAND OVER
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan Pemerintah Aceh bukan hanya membangun jembatan untuk memudahkan akses transportasi bagi warga Sikundo, Kecamatan Pante Ceuremen, Aceh Barat.

Lebih dari itu, Pemerintah Aceh juga membangun puluhan rumah untuk warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di kawasan tersebut.

"Perhatian Pemerintah Aceh sangat tinggi. Sejak beberapa tahun lalu beberapa program telah direalusasikan di Sikundo.

Seperti meresmikan rumah bagi komunitas adat pembangunan balai sosial, juga memberikan bantuan jaminan hidup serta bantuan bibit palawija dan peralatan kerja," kata Iswanto dalam keterangannya di Banda Aceh, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Gubernur Aceh Tunjuk Muhammad MTA Sebagai Jubir Pemerintah Aceh

Iswanto menyesalkan jika kemudian ada sejumlah pengguna sosial media yang memposting ulang video "Jembatan Sikundo" di Kabupaten Aceh Barat dan sempat viral dalam beberapa hari ini.

Seolah-olah pemerintah abai terhadap masyarakat di Sikundo.

Padahal pembangunan jembatan di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, itu telah selesai dilakukan Pemerintah Aceh dengan dana otonomi khusus kabupaten (Doka) tahun 2018.

"Pembangunan tahap I dan tahap II jembatan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, sesuai kewenangannya.

Sedangkan Pemerintah Aceh melanjutkan pembangunan tahap III, hingga jembatan itu fungsional, dengan menggunakan Doka Aceh Barat Tahun 2018," kata Iswanto.

Baca juga: Mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah Positif Covid-19, Keluarga Keluhkan Pelayanan RICU RSUDZA

Bahkan, berbagai pembangunan juga terus dilakukan pemerintah untuk Sikundo saat itu, seperti penambahan fasilitas listrik dan pembangunan Rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Peletakan batu pertama pembangunan rumah itu dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah (saat itu masih menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Aceh) dan diresmikan sekira akhir November 2020.

Pemberdayaan komunitas adat terpencil merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 186 Tahun 2014 tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap Komunitas Adat Terpencil dengan fokus mendorong terbukanya pelayanan sosial dasar di lokasi KAT, dengan tetap berpegang pada prinsip utama dengan warga KAT sebagai subjek pemberdayaan.

Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan KAT itu bersumber dari APBN Tahun 2019 sebesar 2,4 miliar.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Turun, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram Senin 14 Juni 2021

Adapun rincian dari jenis kegiatan dimaksud adalah, pembangunan rumah tipe 24 sebanyak 39 unit, pembangunan balai sosial sebanyak 1 unit, bantuan jaminan hidup selama 6 bulan, dan bantuan bibit palawija dan peralatan kerja.

Selain dari APBN, Pemerintah Aceh melalui APBA juga memberikan sejumlah bantuan pemberdayaan untuk masyarakat Gampong Sikundo.

Untuk mendukung aktifitas pertanian masyarakat Sikundo, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga membantu dalam hal penyediaan lahan serta bibit dan pupuk.

Sementara bantuan dana CSR seperti dari Mifa Bersaudara juga disalurkan kepada masyarakat Sikundo. (*)

Baca juga: Kepala Keuangan Aceh Bustami Hamzah Ajukan Pengunduran Diri, Antarkan Surat kepada Sekda

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved