Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Tu Sop: Siapa Yang Mengajak Orang Lain Kepada Kebaikan Maka Ia Sendiri Seperti Pelaku Kebaikan

Keberhasilan Islam itu adalah saat mampu memfungsikan umat Islam untuk menjadi agen kebaikan dan kekuatan untuk perbaikan.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk H Muhammad Yusuf A. Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop Jeunieb menyerahkan dua rumah bantuan dhuafa di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (16/6/2021). 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINESW.COM, TAPAKTUAN - Siapa yang mengajak orang lain kepada kebaikan maka ia sendiri seperti pelaku kebaikan. Demikian kata Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk H Muhammad Yusuf A. Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop Jeunieb saat menyerahkan dua rumah bantuan dhuafa di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan, Selasa, (16/06/2021). 

"Tidak akan rugi mengajak orang lain kepada kebaikan. Maka kita hari ini harus menjadi agen-agen kebaikan, “ ajak Tu Sop. Tu Sop juga menekankan pentingnya membangun budaya sosial Islam di tengah masyarakat dan tidak sepenuhnya hanya berharap bantuan dari pemerintah.

“Kita memang dalam tata kelola pemerintahan kita ini ada Dinas Sosial. Tapi kita perlu pertanyakan tatanan sosial ini siapa yang bangun. Apa mereka harus jadi peminta dari Dinas Sosial apa cukup itu semuanya kalau budaya sosial tidak terbangun di masyarakat?,“ kata Tu Sop lagi.

Tu Sop dalam sambutannya menegaskan kembali bahwa keberhasilan Islam itu adalah saat mampu memfungsikan umat Islam untuk menjadi agen kebaikan dan kekuatan untuk perbaikan.

Maka, lanjut Tu Sop, Rasulullah Saw berhasil dalam peruangan karena mampu melahirkan Rijal Haula Rasul, tokoh-tokoh penting di sekitar Rasul seperti Abubakar, Umar, Usman, Ali, Abdurrahman bin Auf dan lain-lain yang berperan di masing-masing bidang untuk memperjuangkan dakwah Islam.

Maka, lanjut Tu Sop lagi, inilah yang sebenarnya menjadi orientasi BMU. Kalau kita sudah kompak, sudah bersama maka semua bisa kita lakukan. Tu Sop menjelaskan bahwa jumlah donator BMU untuk dua rumah ini hanya sekitar 400 orang. 

Baca juga: Pria Ini Nekat Bacok Mantan Suami Istrinya hingga Tewas, Dipicu Pembagian Harta

Baca juga: Polwan LA Sudah Urus 28 Orang, Masih Berpangkat Bripka Sudah Berani Jadi Calo Masuk Polisi

Baca juga: Dana Pendidikan 3,5 Triliun, Sudah Seharusnya Pendidikan di Aceh Menjadi yang Terbaik

"Ini rumah yang hari ini adalah yang no 63 dan 64, tapi saat ini BMU sudah membangun 84 rumah. Saya katakan kepada pengurus BMU, jangan pernah berhenti. Tetaplah istiqamah. Ajak terus orang-orang untuk dakwah sosial ini," ungkap Tu Sop. 

Baru 400 orang donator, kata Tu Sop, tapi alhamdulillah tiap bulan bisa bangun dua rumah. Bayangkan jika ada donator sampai satu kecamatan.

"Dulu orang Aceh menyumbang pesawat untuk NKRI bukan karena mereka kaya, tapi karena pemurah hatinya. Di Mekkah bertebaran wakaf orang Aceh masa lalu. Itu artinya dakwah sosial orang Aceh masa lalu berhasil, “ terang Tu Sop lagi.

Tu Sop juga menceritakan bahwa menjelang Pandemi Covid, ia pernah ke Brunai Darussalam, masuk ke mesium dan disana ia berjumpa dengan Menteri Agamanya Brunei Darussalam, mereka mengakui dan mengatakan bahwa yang menamakan Brunei Darussalam itu ulama dari Aceh. Sejarah keislaman disana juga datang dari Aceh.

Baca juga: Kisah Pilu Ibu, Tiga Kali Hamil dan Melahirkan, Ketiga Bayi Meninggal Dalam Dekapan

Baca juga: Kejati Aceh Tingkatkan Kasus Peremajaan Sawit di Nagan ke Penyidikan, Belum Ada Penetapan Tersangka

Baca juga: Dramatis, Sopir Meninggal Terjepit Truk di PLTU 3-4, Rekannya Patah Tangan Saat Berupaya Menolong

“Jadi, ini menunjukkan bahwa para endatu kita suskes membangun peradaban Islam. Maka dakwah sosial Islam ini perlu terus kita lakukan terus menerus. Disini kita di Labuhanhaji Barat Kab. Aceh Selatan ini nanti kita harapkan menjadi basis BMU ke depan. Mari kita bangun peradaban sosial Islam di Aceh. Kalau ikhlas itu berlanjut ini akan menjadi amal sosial kita. Menjadi sunnah hasanah, “ kata Tu Sop lagi.

Di akhir sambutannya, Tu Sop juga mengajak masyarakat Aceh untuk menjadikan perjalanan hidup ini menjadi perjalanan hidup kita ke syurga, bukan perjalanan ke neraka. Tu Sop juga mengharapkan agar lewat silaturrahmi fisik ini maka tersilaturrahmi lah pemikiran kita sehingga menggerakkan perilaku sosial kita.

Sebelum Tu Sop, penyerahan rumah bantuan dhuafa itu juga diawali penyampaian sambutan oleh Tgk Muhammad Nasir Yusuf atau yang akrab disapa Abiya Jeunieb selaku Ketua Umum BMU. Juga hadir sekjend BMU Tgk Zainuddin dan para pengurus lainnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved