Breaking News:

Berita Aceh Barat

Napi Asimilasi Wajib Lapor Setiap Minggu, Akan Dicari Jika tak Beri Kabar, Begini Penjelasan Kalapas

Pihak Badan Pemasyarakatan (Bapas) akan terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan para napi yang mendapatkan asimilasi rumah.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Said Syahrul, Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Pihak Badan Pemasyarakatan (Bapas) akan terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan para napi yang mendapatkan asimilasi rumah.

Hal itu dilakukan guna memastikan keberadaan narapidana yang menjalani masa tahanan di rumah masing-masing.

“Pihak Bapas akan melakukan pengawasan secara serius, akan dipantau setiap minggu,” kata Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh, Said Syahrul kepada Serambinews.com, Sabtu (19/6/2021).

Disebutkan Kapalas, jika tidak ada yang melapor maka akan dilakukan pencarian keberadaan napi tersebut.

“Hal tersebut dilakukan guna mencegah agar tidak melakukan pelanggaran hukum yang sama,” terangnya.

Baca juga: Selama Hamil, Nathalie Holscher Lebih Banyak Makan Mie, Dokter Pun Nasihat Ini untuk Istri Sule

Baca juga: Hasil Euro 2020 Portugal vs Jerman, Gol Cepat Der Panzer Menit ke-4 Dianulir Wasit

Baca juga: Parah, Kios e-Warung Diduga Salurkan Buah Busuk Hingga Sayur tidak Segar, Begini Sikap Pemerintah

Para penerima asimilasi rumah tersebut, ucap Said Syahrul, tentunya ada penjamin.

Sehingga pihak Bapas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap penjamin jika napi tersebut hilang.

Para napi yang mendapatkan asimilasi tersebut, menurut dia, tidak harus melapor dengan mendatangi kantor Bapas.

Akan tetapi cukup melalui sambungan telepon dalam memastikan keberadaan dirinya, baik dengan pihak penjamin dan narapidana itu sendiri.

Asimilasi rumah tersebut diberikan kepada napi yang sudah menjalani lebih dari setengah dari masa tahanan.

Baca juga: Lapor Persiapan Tuan Rumah PON 2024, Abu Razak Temui Ketua Umum KONI Pusat

Baca juga: Covid-19, Wan Abud Meninggal, Ayu Azhari Kenang Sosok yang Terkenal dengan Jargon Ente Bahlul Ini

Baca juga: J&T Terus Perketat Pengiriman Setiap Paket & Kooperatif Setiap Diminta Bantu Pengungkapan

Sedangkan bagi napi yang belum melebihi setengah masa tahanan belum bisa mendapatkan program asimilasi rumah tersebut.

Kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 10 dan 32 Tahun 2020.

Napi di Lapas Meulaboh pada tahun 2020 yang mendapatkan asimilasi sebanyak 198 orang, dan 90 orang warga binaan tahun 2021.

Sehingga dengan total mencapai 288 orang yang sudah mendapatkan asimilasi tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved