Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Lepaskan Kembali 20 Ekor Kambing Gunung ke Alam Liar Taman Nasional Baha

Sebanyak 20 ekor kambing gunung yang terancam punah dilepaskan kembali ke alam liar. Tetapi, di Taman Nasional Baljurashi Arab Saudi, proyek

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Gubernur Baha, Arab Saudi, Pangeran Hussam bin Saud bin Abdul Aziz melepas kambing gunung ke habitat aslinya. 

SERAMBINEWS.COM, BAHA -Sebanyak 20 ekor kambing gunung yang terancam punah dilepaskan kembali ke alam liar.

Tetapi, di Taman Nasional Baljurashi Arab Saudi, proyek rehabilitasi pertama dari sejenisnya di Kota Baha.

Hal itu bagian dari upaya Pusat Pengembangan Satwa Liar Nasional untuk melindungi spesies hewan yang terancam punah di Kerajaan.

Pada upacara pelepasan, Gubernur Baha Pangeran Hussam bin Saud bin Abdul Aziz menekankan pentingnya melestarikan dan memulihkan satwa liar di wilayah tersebut.

Sekaligus, melindungi lingkungan dan alam Taman Nasional Baha.

Baca juga: Sembilan LSM Desak KLHK Percepat Pemindahan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser ke Aceh

Dia menambahkan upaya tersebut merupakan bagian dari koordinasi pusat dengan cabang Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian.

Termasuk dengan Pusat Nasional Pengembangan Tutupan Vegetasi dan Penanggulangan Desertifikasi, dan sejalan dengan Visi 2030.

Dia juga menekankan pentingnya mencapai keseimbangan ekologis, seperti dilansir ArabNews, Minggu (20/6/2021).

Dia memuji upaya kementerian dalam mencapai pembangunan berkelanjutan dan memperkaya keanekaragaman hayati di Kerajaan.

Baca juga: FOTO - Pelepasliaran 15 individu Kukang Jawa di Taman Nasional Halimun Salak

Taman ini adalah salah satu yang terbesar di Kerajaan dan memiliki medan pegunungan yang terjal, yang berfungsi sebagai habitat ideal bagi spesies kambing.

Pelepasan ini merupakan bagian dari program repatriasi Saudi yang dilakukan oleh Pusat Nasional Pengembangan Satwa Liar untuk memulihkan spesies yang terancam punah di habitat aslinya.

Sehingga, membuat taman lebih menarik bagi pengunjung, mengaktifkan kemitraan sosial dan mengembalikan keseimbangan lingkungan alam.

Baca juga: VIDEO Mengenal Sosok Ibrahim Profesor Tumbuhan di Taman Nasional Gunung Leuser

Wisatawan dan pengunjung di Baha akan dapat dengan aman menyaksikan hewan langka dari jauh dan mengambil foto.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Wakil Sekretaris Daerah, Abdul Moneim bin Yassin Al-Shehri.

CEO Pusat Pengembangan Satwa Liar Nasional, Dr. Mohammed Qurban; dan direktur cabang kementerian di wilayah tersebut, Fahd Al-Zahrani.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved