Breaking News:

Berita Aceh

Developer di Aceh Mulai Kelimpungan, Kesiapan Transformasi KPR di BSI Aceh Masih Belum Jelas

Para developer atau pengembang perumahan bersubsidi dan non-subsidi mulai kelimpungan.

Penulis: M Nur Pakar | Editor: M Nur Pakar
Ist
Ketua Apersi Aceh, Afwal Winardy ST MT 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Para developer atau pengembang perumahan bersubsidi dan non-subsidi mulai kelimpungan.

Bagaimana tidak, transformasi tiga bank besar nasional di Aceh, BRI, BNI dan Mandiri ke sistem syariah belum 100 persen final.

Bukan itu saja, pelayanan di BSI Aceh untuk KPR rumah bersubsidi atau non-subsidi belum ada informasi yang jelas.

Melihat kondisi itu, sejumah pengembang di Aceh mulai menghentikan pembangunan perumahan bersubsidi dan non-subsidi.

Seperti disebutkan oleh salah seorang pengembang di Banda Aceh, kejelasan KPR rumah subsidi yang telah diajukan ke salah satu bank tidak valid.

Baca juga: Pengusaha Aceh Minta BSI Jangan Terkesan ‘Ganti Baju,’ Harus Sesuai Syariat Islam

Sehingga, dirinya harus menghentikan pembangunan perumahan, untuk menghindari kerugian lebih besar.

Pengembang yang tidak mau disebutkan namanya itu mengaku sudah kebingungan mencari dana pengganti KPR, karena rumah sudah rampug dibangun.

Dia mengambil keputusan menghentikan membangun rumah, sampai ada kejelasan sampai transformasi ke BSI rampung dilaksanakan, termasuk sistem pelayanan untuk KPR

Ketua Apersi Aceh, Afwal Winardy ST MT, Minggu (20/6/2021) mengatakan kondisi para developersaat ini sudah masuk zona merah.

Afwal menjelaskan kondisi keuangan para developer tidak lagi normal, sehingga pembangunan perumahan menjadi tersendat-sendat, bahkan terhenti.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved