Harga CPO
Penurunan CPO Global belum Pengaruhi Harga Kelapa Sawit di Aceh Singkil
Berdasarkan data Bursa Derivatif Malaysia, harga CPO kontrak pengiriman Agustus 2021 per 15 Juni 2021 berada di level RM 3.583 per ton. Harga tersebut
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Penurunan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), belum terlalu berpengaruh terhadap harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani di Kabupaten Aceh Singkil.
Harga TBS kelapa sawit di Kabupaten itu masih berada dikisaran Rp 1.300 sampai Rp 1.450 per kilo di tingkat petani.
"Harga sawit di masyarakat masih Rp 1.450 per kilo," kata Saprudin pemilik kebun sawit di Suro, Aceh Singkil, Minggu (20/6/2021).
Harga tersebut sama dengan pekan sebelumnya. Kendati harga CPO dunia turun derastis sejak pekan kemarin.
Berdasarkan data Bursa Derivatif Malaysia, harga CPO kontrak pengiriman Agustus 2021 per 15 Juni 2021 berada di level RM 3.583 per ton. Harga tersebut dari sebelumnya dikisaran RM 4.090 per ton.
Petani sawit di Aceh Singkil, berharap harga TBS kelapa sawit tetap bertahan di atas Rp 1.000 per kilo. Jika di bawah harga tersebut petani merugi.
• Ikuti Langkah Indonesia, Malaysia Ajukan Gugatan ke WTO Terkait CPO
• Socfindo Tinggalkan Pelabuhan Jetty Meulaboh, Pengangkutan CPO Dialihkan ke Pelabuhan Susoh Abdya
Mengingat sawit merupakan komoditi unggulan yang jadi tumpuan mayoritas masyarakat Aceh Singkil.
Tingginya harga sawit juga membantu perekonomian masyarakat Aceh Singkil, tetap kuat di tengah hantaman pandemi Covid-19.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-kelapa-sawit-di-abdya-membaik-capai-rp-1500-per-kg.jpg)