Selasa, 21 April 2026

Padi IP 300

Pertengah Tahun 2021, Realisasi Tanam Padi IP 300 Capai 2.300 Hektare

Cut Huzaimah mengatakan, dirinya optimis target tanam padi program IP 300 (satu tahun tiga kali tanam padi) tahun ini seluas 3.800 hektar, bisa tereal

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
IST
Kepala Distanbun Aceh, Cut Huzaimah mengoperasikan mesin tanam padi pada saat kegiatan penanaman perdana padi IP300 di persawahan Gampong Paya Meuligo, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Kamis (10/6/2021). 

Program IP 300 ini, kata Cut Huzaimah, telah dimulai pada tahun 2019 lalu, seluas 500 hektar, di Kecamatan Indra Puri, Aceh Besar.

Tahun 2020, arealnya ditambah menjadi 1.000 hektar di Kecamatan yang sama.

Pada tahun 2021 ini Pemerintah Aceh, tidak lagi melaksanakan program tanam padi IP 300 di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, tapi pada tahun ini semua anggota kelompok tani di Kecamatan Indrapuri, yang pernah menerima kegiatan pelaksanaan tanam padi IP 300 tahun 2019 dan 2020, tetap tanam padi tiga kali setahun.

Ini artinya, kata Kadistanbun Aceh, edukasi dan penanaman karakter tanam padi tiga kali setahun di lokasi sawah irigasi tehnis di Kecamatan Indrapuri, sudah menjadi kebutuhan bagi anggota kelompok tani padinya.

Diharapkan, kata Cut Huzaimah, lima daerah yang menjadi sasaran tanam padi IP 300 tahun ini, yaitu Aceh Utara 1.000 hektar (inti 500 hektare dan pendukung 500 hektare), Aceh Timur 1.000 hektar, Pidie 600 hektar (inti 300 hektaer dan pendukung 300 hektare), Pijay 600 hektar dan Abdya 600 hektare, dua tahun kedepan, anggota kelompok tani pelaksana tanama padi inti maupun pendukung IP 300, bisa menjadi petani yang mandiri dan professional, tanpa ada kegitan IP 300, petaninya tetap tanam padi tiga kali dalam setahun.

Sementara itu, Kabid Produksi Distanbun Aceh, Safrizal mengatakan, target tanama padi pada musim gadu tahun 2021 ini targetnya sekitar 168.565 hektar.

Target tanam seluas itu, dibagi enam trahapan tanam. Dimulai bulan April targetnya tanam padinya seluas 13.955 hektare, Mei seluas 32.824 hektare, dan Juni seluas52.266 hektare.

Setelah berjalana tiga bulan, sebut Safrizal, pihaknya belum bisa melaporkan realisasi tanam padi musim gadu secara menyeluruh, karena masing-masing daerah belum melaporkan realisasi tanam bulannya ke Distanbun Aceh.

Untuk pelaksanaan kegiatan IP 300, kata Safrizal, realisasi tanamnya, bisa langsung diketahui bulanan, karena di lima daerah yang melaksanakan program tanama padi gadu IP 300, ada petugas yang ditunjuk untuk setiap minggu memonitoring perkembangan tanam padi gadu IP 300 di daerah dan wajib melaporkannya ke Distanbun Aceh.

Namun begitu, kata Safrizal, pihak sudah meminta masing-masing Distanbun Kabupaten/Kota yang ada melaksanakan kegiatan tanam padi gadu tahun ini, sudah diminta data realisasi tanam padi bulanannya.

“Data realisasi tanam padi gadu itu sangat penting, untuk bahan dasar perhitungan produksi gabah pada musim panen bulan September 2021 mendatang,”ujar Safrizal.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved