Selasa, 28 April 2026

Berita Aceh Utara

Ini Stok Urea Bersubsidi di PT PIM Setelah Operasional Pabrik Terhenti

Kendati operasional pabrik pupuk urea terhenti, tapi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) masih memiliki stok pupuk urea bersubsidi sampai dua bulan ke depan.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Vice President Humas Pupuk Iskandar Muda, Nasrun 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kendati operasional pabrik pupuk urea terhenti, tapi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) masih memiliki stok pupuk urea bersubsidi sampai dua bulan ke depan. 

Diberitakan sebelumnya, operasional pabrik PT PIM yang memproduksi pupuk urea sudah terhenti selama 24 hari atau persisnya mulai 29 Mei 2021. 

Terhentinya produksi urea tersebut karena pasokan gas dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang jatahnya gas bersumber dari PT Medco E&P Malaka, yang berada di kawasan Aceh Timur. 

Karena saat ini Medco sedang melakukan pemeliharaan terhadap sumur gas tersebut dan diprediksi dalam waktu dekat proses pemeliharaan selesai.

“Stok pupuk urea bersubsidi masih dalam kategori aman,” ujar Vice President Humas PT PIM, Nasrun kepada Serambinews.com, Selasa (22/6/2021). 

Disebutkan, jumlah pupuk bersubsidi yang tersedia di PIM saat ini mencapai 130 ribu ton, dengan jumlah tersebut diperkirakan mencukupi sampai dua bulan ke depan.

Baca juga: Suplai Gas Terputus, Operasional Pabrik Urea PIM Sudah Terhenti 24 Hari, Ini Penjelasan Humas

Baca juga: Biaya Bongkar dan Angkut Dihapus, PT Meuligo Raya Kembali Salurkan Pupuk Urea Bersubsidi di Abdya 

Baca juga: Pupuk Urea Bersubsidi di Abdya Kosong Sejak Dua Bulan Terakhir, Penyebabnya Ternyata Gara-gara Ini 

“Kalau untuk stok pupuk subsidi masih aman, karena masih memiliki banyak stoknya,” ujar Nasrun. 

Sedangkan untuk pupuk non-subsidi juga stoknya masih banyak.

Apalagi sentral pendistribusian pupuk nonsubsidi itu dilakukan pupuk Indonesia, sehingga di daerah yang kurang suplai akan ditutupi Pupuk Indonesia.

Diperkirakan dalam waktu dekat ini suplai gas dari Medco ke PGN akan normal kembali setelah pemeliharaan sumur gas. 

Baca juga: Target Operasional Pabrik NPK Milik PT PIM Diundur ke Tahun 2022, Ini Sebabnya

Baca juga: Pupuk Subsidi di Abdya Sudah 2 Bulan Kosong, Distributor Diduga tak Distribusi dan Minta Ini ke PIM

Baca juga: Biaya Transportasi dan Bongkar Dihapus, Anggota DPRK Abdya Apresiasi PT PIM dan PT Meuligo Raya 

Jadi, kata Nasrun, kalau gas dari PGN sudah disuplai kembali, produksi urea akan dilakukan kembali.(*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved