Breaking News:

Internasional

India Temukan 40 Kasus virus Corona Delta Plus yang Lebih Mudah Menular

Pemerintah India, Rabu (23/6/2021) mengatakan menemukan sekitar 40 varian virus Corona Delta Plus yang lebih mudah menular.

Editor: M Nur Pakar
AP
Petugas kesehatan melakukan swab terhadap seorang pria untuk mendeteksi kemungkinan terpapar virus Corona Delta Plus di India. 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India, Rabu (23/6/2021) mengatakan menemukan sekitar 40 varian virus Corona Delta Plus yang lebih mudah menular.

Pemerintah menyarankan seluruh negara bagian untuk meningkatkan pengujian.

Dilansir AFP, varian, yang disebut "Delta Plus" di India, pertama kali dilaporkan dalam buletin Kesehatan Masyarakat Inggris pada 11 Juni 2021.

Ini adalah sub-garis keturunan dari varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India.

Tetapi, telah memperoleh mutasi protein lonjakan yang disebut K417N yang juga ditemukan dalam varian Beta yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan.

Baca juga: Virus Corona Varian Delta Asal India Ancam Amerika Serikat, Pemerintah AS Keluarkan Peringatan

Beberapa ilmuwan khawatir bahwa mutasi, ditambah dengan fitur lain dari varian Delta, dapat membuatnya lebih mudah menular.

"Mutasi K417N telah menarik karena hadir dalam varian Beta (garis keturunan B.1.351), yang dilaporkan memiliki sifat penghindaran kekebalan," kata kementerian kesehatan India dalam sebuah pernyataan.

Shahid Jameel, ahli virologi top India, mengatakan K417N diketahui mengurangi efektivitas campuran antibodi monoklonal terapeutik.

Pada 16 Juni 2021, setidaknya 197 kasus telah ditemukan di 11 negara.

Inggris (36), Kanada (1), India (8), Jepang (15), Nepal (3), Polandia (9), Portugal (22) , Rusia (1), Swiss (18), Turki (1), Amerika Serikat (83).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved