Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Mesir Tarik Balik 114 Barang Antik Selundupan dari Prancis

Pejabat Mesir telah menemukan 114 barang antik hasil jarahan yang diselundupkan ke Prancis. Hal itu ditemukan setelah penyelidikan bersama oleh kantor

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
KOMPAS/DAHONO FITRIANTO
Para penjual suvenir termangu menunggu pembeli di kompleks Piramida Besar Giza di Giza, Mesir, Selasa (21/10/2014). Piramida Besar Giza yang berusia hampir 5.000 tahun masih menjadi ikon pariwisata Mesir paling terkenal di seluruh dunia. 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Pejabat Mesir telah menemukan 114 barang antik hasil jarahan yang diselundupkan ke Prancis.

Hal itu ditemukan setelah penyelidikan bersama oleh kantor Kejaksaan Umum Mesir dan otoritas peradilan Prancis.

Memimpin delegasi tingkat tinggi, Hamada Al-Sawy, jaksa penuntut umum Mesir, tiba di Paris pada Selasa (22/6/2021).

Dia mengunjungi Kedutaan Besar Mesir, bersama dengan Mostafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Purbakala.

Untuk melanjutkan proses pengambilan dan menghentikan setiap mencoba untuk menjual artefak.

Baca juga: Rumah Seorang Warga Mosul Diubah Menjadi Museum, Menyimpan 5.000 Barang Antik

Diansir AFP, Kamis (24/6/2021), para pejabat menginventarisasi barang-barang yang ditemukan dalam persiapan untuk transfer ke Kairo, kata jaksa Mesir pada hari Rabu.

Potongan-potongan itu dipindahkan ke kedutaan dan dibongkar dengan bantuan Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Al-Sawy mengatakan kantor penuntut umum mengikuti rencana dalam kerangka strategi Mesir.

Untuk memulihkan barang antik yang diselundupkan dan melestarikan sejarahnya.

Dia menyoroti perlunya Kairo dan Paris untuk bertukar informasi tentang teknik investigasi kriminal dan teknologi baru dalam memerangi kejahatan.

Al-Sawy juga merinci kerjasama yang efektif antara semua pemangku kepentingan dalam memerangi kejahatan terorganisir dan transnasional.

Baca juga: Mesir Siap Bantu Yunani dari Ancaman Kedaulatan Wilayah, Termasuk Migas di Mediterania Timur

Termasuk terorisme, pencucian uang, penyelundupan barang antik, perdagangan manusia dan kekerasan terhadap perempuan.

Alaa Yousef, duta besar Mesir untuk Prancis, memuji kerja sama tersebut.

Dia menggambarkannya sebagai pencapaian yang menambah rekor hubungan bilateral Mesir-Prancis.

Hubungan kedua negara telah menguat di beberapa bidang selama beberapa tahun terakhir, tambahnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved