Breaking News:

Tips Kesehatan

Kuku Berjamur? Begini 7 Cara Mencegah Infeksi Jamur Kuku

Infeksi jamur kuku sulit diobati. Oleh karena itu, yang terbaik adalah mencegahnya atau mengobatinya sesegera mungkin sebelum terjadi.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
Freepik by user14526789
Ilustrasi Infeksi jamur kuku 

SERAMBINEWS.COM - Infeksi jamur kuku tidak dianggap sebagai masalah kesehatan yang serius, tetapi merupakan kondisi ini dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan.

Jika infeksi jamur kuku sudah menyerang, jamur tersebut sedikit sulit untuk dihilangkan. Jikapun sudah dibersihkan, jamur tersebut akan cenderung kembali.

Infeksi jamur kuku juga dikenal sebagai onikomikosis dan disebabkan oleh mikroorganisme yang disebut dermatofit. Mikroorganisme tersebut memakan keratin, protein yang ditemukan di kuku dan rambut.

Mikroorganisme ini tumbuh subur di tempat yang gelap, hangat, dan lembab. Itu sebabnya bagian dalam sepatu adalah tempat yang nyaman bagi mikroorganisme tersebut untuk menetap.

Bagaimana cara mengidentifikasi kuku yang terinfeksi?

Melansir dari laman Step to Health, Kamis (26/6/2021), berikut ini tanda-tanda infeksi jamur:

  • Perubahan warna kuku.
  • Bintik putih atau garis coklat atau kuning adalah tanda jamur. Terkadang mereka tampak berwarna gelap karena penumpukan kotoran di bawah kuku.
  • Perubahan tekstur: Kuku yang menebal, rapuh, terkelupas, atau memiliki permukaan yang tidak rata menunjukkan adanya jamur.
  • Perubahan bentuk: Bentuk yang tidak normal dapat mengindikasikan infeksi jamur pada kuku.
  • Nyeri atau bengkak di sekitar kuku.
  • Sensasi gatal di daerah tersebut.
  • Bau tak sedap berasal dari kuku

Baca juga: 7 Kegunaan Lemon untuk Kecantikan, Mencerahkan Wajah, Tambah Kilau Rambut hingga Memperkuat Kuku

Sementara itu, orang tua berada pada peningkatan risiko jamur kuku, siapa pun dapat menderita kondisi ini.

Orang yang lebih tua lebih berisiko terkena infeksi jamur kuku. Hal ini karena pertumbuhan kuku lebih lambat pada usia yang lebih tua, sirkulasi darah berkurang, dan ada lebih banyak riwayat paparan jamur.

Orang yang menderita diabetes, serta mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, juga lebih rentan terhadap jamur kuku.

Sebelum terjadi infeksi jamur kuku, alangkah baiknya kita menjaga diri dan melakuka n berbagai tindak pencegahan untuk menghindari infeksi jamur kuku. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved