Selasa, 9 Juni 2026

Opini

Menakar Kualitas Pendidikan Aceh

"Kualitas pendidikan di Aceh sekarang lebih buram dari kertas yang bura." begitu bunyi pernyataan dari Rektor

Tayang:
Editor: hasyim
FOTO IST
Marthunis M.A. Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Aceh 

Memiliki kerelaan untuk duduk bersama dalam satu meja sebagai stakeholder pendidikan; komunitas guru, orangtua, akademisi kampus, tokoh agama, masyarakat, dan otoritas pengambil kebijakan pendidikan.

Agar ikhtiar untuk memperbaiki kualitas pendidikan Aceh dalam ditelaah secara komprehensif.

Tidak parsial sebagaimana yang terlihat selama ini, jalan sendiri-sendiri yang akhirnya hanya bermuara pada klaim sepihak atas sumbangsih yang telah dilakukan sembari menuding, menyalahkan atau bahkan merendahkan pihak lainnya. Persoalan pendidikan sudah seharusnya menjadi perhatian kita bersama, karenanya mari saling bermitra, berkolaborasi, bersinergi, dan mendukung satu dan lainnya.

Pencapaian Aceh yang bertengger pada rangking 8 nasional di antara 10 provinsi dengan kelulusan tertinggi SBMPTN tahun 2021 tetap layak mendapatkan apresiasi. Disdik Aceh, para guru dan siswa layak diberikan kredit atas pencapaian tersebut. Meskipun kuantitas lulusan ini belum berbanding lurus dengan kualitas pencapaian nilai rerata nasional baik untuk bidang Saintek maupun Soshum (provinsi Aceh berada di luar 10 besar untuk kedua bidang), namun sudah seharusnya tidak mengerdilkan apa yang telah dicapai.

Yang perlu diupayakan adalah memperbaiki aspek/lini yang masih dianggap lemah. Di sinilah perlu kemitraan dan kolaborasi dengan perguruan-perguruan tinggi semisal USK.

Melalui penelitian dan pengembangan, salah satu pilar dari Tri Dharma perguruan tinggi, yang akan membawa dampak perubahan berarti bagi masa depan pendidikan Aceh; USK seyogianya dapat membentuk tim riset yang bermitra dengan Disdik Aceh untuk memetakan secara terperinci kekuatan dan kelemahan satuan-satuan pendidikan di seluruh tanah Serambi Mekkah.

Hasil penelitian tersebut dapat dikembangkan menjadi roadmap yang lebih konkret dan jelas terhadap arah peningkatan kualitas pendidikan Aceh di masa mendatang.

Melalui roadmap yang jelas dan terukur dengan berbasis riset yang empiris tersebut, anggaran pendidikan Aceh yang bernilai triliunan itu dapat dialokasikan secara tepat guna dan tepat sasaran. Jika hal tersebut dapat terwujud, mutu dan kualitas pendidikan Aceh akan terakselerasi dengan sendirinya. Semoga!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved