Kamis, 4 Juni 2026

Gas Beracun di Aceh Timur

Pemerintah Aceh Respon Cepat Kebocoran Gas di Aceh Timur, Masyarakat Sudah Dievakuasi

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh atau BPBA dan sejumlah perangkat kerja Pemkab Aceh Timur langsung melakukan upaya evakuasi warga

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala Pelaksana BPBA, Dr Ilyas dan sejumlah perangkat kerja Pemkab Aceh Timur meninjau warga yang mengungsi akibat kebocoran gas PT Medco di Aceh Timur, Senin (28/6/2021). 

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh atau BPBA dan sejumlah perangkat kerja Pemkab Aceh Timur langsung melakukan upaya evakuasi warga setempat pada malam kejadian.

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh merespon cepat kebocoran gas PT Medco, Minggu (27/6/2021) malam yang berimbas warga di Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh atau BPBA dan sejumlah perangkat kerja Pemkab Aceh Timur langsung melakukan upaya evakuasi warga setempat pada malam kejadian.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, usai menerima laporan di lapangan dari Kepala BPBP, di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin, (28/6/2021). 

"Sejak semalam atas arahan dan perintah Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah, MT, Pak Sekda Aceh, langsung menggelar rapat bersama sejumlah Kepala SKPA terkait untuk menindaklanjuti dan menangani kejadian ini," kata Iswanto.

Iswanto menyebutkan, saat ini Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur sudah mendirikan posko di halaman Kantor Camat Banda Alam, untuk mengoordinir penanganan musibah yang terjadi.

Baca juga: Korban Gas Beracun Capai 12 orang, DPRK Aceh Timur Kesal Kasus Keracunan Terjadi Lagi

Di posko tersebut pemerintah menyediakan tenda pengungsian, dapur umum, dan bantuan kesehatan yang ditangani langsung oleh dokter.

"Saat ini Kepala BPBA bersama tim sudah berada di lokasi kejadian langsung untuk memantau kondisi warga. Keadaan di lapangan berdasarkan laporan sudah aman dan terkendali. Tim kesehatan terus siaga," kata Iswanto.

Iswanto menjelaskan, kejadian kebocoran itu terjadi saat adanya kegiatan pencucian sumur gas untuk meningkatkan produksi.

Titik lokasi kegiatan tersebut berjarak lebih kurang 12 kilometer dari perkampungan warga.

"Kebutuhan makan dan minum pengungsi  telah disiapkan Dinas Sosial Aceh Timur  dengan mengadakan dapur umum.

Baca juga: Warga Tumbang Diduga Terpapar Gas Beracun, Medco: Hasil Pengukuran Kasar Gas tak Ditemukan Bau

Seluruh bahan pangan untuk makan dan minum itu dibantu sepenuhnya oleh PT. Medco," kata Iswanto.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) , Ilyas, dari lokasi kejadian melaporkan, saat ini ada sekitar 150 warga yang mengungsi di posko yang didirikan BPBA dan BPBD Aceh Timur di halaman Kantor Camat Banda Alam.

Mereka yang dominan mengungsi adalah kaum hawa dan anak-anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved