Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Berita Abdya

Disorot Anggota DPRK, Disdikbud Abdya Janji Akan Evaluasi Kembali Penugasan Guru

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat Daya (Disdikbud Abdya), Abdul Muin, SPd berjanji akan melakukan evaluasi kembali penempatan guru

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
Serambinews.com
Guru di Abdya saat berdialog dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) di sela-sela pelatihan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kamis (6/12/2018). Disdikbud akan melakukan evaluasi kembali penugasan guru di Abdya. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat Daya (Disdikbud Abdya), Abdul Muin, SPd berjanji akan melakukan evaluasi kembali penempatan para guru.

“Jadi, itu kita lakukan untuk pemerataan saja, tidak ada niat lain, kalau tidak sekolah-sekolah itu akan tutup,” ujar Sekretaris Disdikbud Abdya, Abdul Muin SPd kepada Serambinews.com, Selasa (29/6/2021), merespon permintaan anggota DPRK Abdya untuk mengevaluasi penempatan para guru.

Karena, sebutnya, pemerataan antar kecamatan itu sebagai wujud Disdikbud dalam rangka melakukan penyegaran guru, sehingga para guru tidak jenuh.

“Ini bukan saja untuk guru itu, tapi para guru lain juga kita lakukan penyegaran,” papar Abdul Muin.

Misal, lanjutnya, guru yang tinggal di Kecamatan Blangpidie maka dipindah ke Susoh, begitu juga sebaliknya.

“Namun, guru yang tinggal di Kecamatan Susoh, ada kita pindahkan juga ke Jeumpa. Sementara yang tinggal di Kecamatan Kuala Batee, maka kita pindah ke Babahrot,” beber dia.

Baca juga: Miris Lihat Guru Mengajar Jauh dari Rumah, Anggota DPRK Abdya Minta Disdik Evaluasi Lokasi Penugasan

“Jadi ini bukan sanksi, tapi untuk pemerataan menutupi kekurangan guru, sekaligus penyegaran,” terangnya. 

Menurutnya, jika penyegaran para guru itu merasa membebani para guru tersebut, maka pihaknya akan kembali melakukan evaluasi sehingga guru tersebut betah dan nyaman, serta sekolah-sekolah tidak tutup.

“Insya Allah, akan kita evalusi kembali. Tapi, itu bukan saja untuk guru senior, guru yang berumur di bawah 40 tahun juga kita lakukan penyegaran seperti ini,” cetusnya.

Namun, ia meminta kepada pada anggota dewan agar terlebih dahulu mengkroscek ke lapangan apa persoalan yang terjadi, sehingga pihaknya melakukan hal tersebut. 

“Sebenarnya langkah kami lakukan ini untuk memotivasi siswa agar mau sekolah. Kalau kita biarkan dan tidak melakukan hal seperti ini, maka sekolah itu terancam tutup,” pungkasnya. 

Sebelumnya, anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Zulfan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera melakukan evaluasi kembali penempatan atau penugasan para guru.

Baca juga: Jadwal Seleksi CPNS/PPPK Guru & Non Guru 2021 Sudah Diumumkan, Simak Syarat Masing-Masing Formasi

Pasalnya, kata Zulfan alias Awenk, pihaknya menemukan ada beberapa guru yang berstatus PNS, harus pergi mengajar ke sekolah yang jaraknya sangat jauh dari tempat tinggal sang guru tersebut. 

“Ini sangat ironis, ada beberapa guru yang kita dapati, mereka harus pergi mengajar dengan jarak tempuh puluhan kilometer dari tempat dia tinggal,” ujar anggota DPRK Abdya, Awenk.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved