Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Inspiratif Tgk Ridwan di Tamiang, Tiap Hari Keliling Kampung Kutip Tabungan Warga untuk Kurban

Tiap hari, ia menyambangi 40 tempat di kampung, jika dihitung setiap hari ia menempuh perjalanan dua kilometer untuk mengumpulkan tabungan kurban

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Tgk Ridwan, pengumpul tabungan kurban dari Aceh Tamiang 

"Jika dihitung jarak jalan kaki, ada sekitar dua kilometer perjalanan untuk mengutip uang tabungan itu setiap hari," katanya yang sudah enam tahun melakukan aktivitas pengutipan tabungan kurban.

Baca juga: Kisah Asisten MUA Bantu Persiapan Nikah Mantan Pacar, Berusaha Tegar Saat Dandani Pengantin Pria

Prihatin dengan kondisi kampung

Tgk Ridwan melakukan aktivitas mengumpulkan tabungan ini karena ingin ada daging kurban di kampungnya, karena sebelumnya daging kurban setiap Idul Adha bisa dikatakan kurang.

Sehingga, pengajar ngaji ini membuat sebuah metode dan langsung mengeksekusi oleh dirinya sendiri agar fakir miskin di kampungnya bisa merasakan daging kurban setiap tahun.

Ia menceritakan, setiap hari membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengumpulkan semua tabungan warga.

Setiap harinya ketika ada kelenganggan waktu, baik pada pagi hari maupun menjelang siang, Tgk Ridwan mulai berkeliling.

Aktivitas itu dilakukan setelah selesai memotong rumput untuk makanan hewan ternak, atau setelah menyelesaikan aktivitas di sawah.

Baca juga: VIRAL Kisah Wanita yang Dulu Jadi Istri Pejabat, Kini Banting Tulang Jadi Buruh Pabrik

Tgk Ridwan (berpeci) bersama Pemred Serambi Indonesia Zainal Arifin M Nur (kiri) dan Anggota DPRA Asrizal H Asnawi, berada di warung kopi di kawasan Banda Aceh, Rabu (30/6/2021)
Tgk Ridwan (berpeci) bersama Pemred Serambi Indonesia Zainal Arifin M Nur (kiri) dan Anggota DPRA Asrizal H Asnawi, berada di warung kopi di kawasan Banda Aceh, Rabu (30/6/2021) (SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN)

Diamankan petugas

Tgk Ridwan menceritakan, ia pernah diamankan oleh pihak berwajib, ketika melakukan pengumpulan uang tabungan kurban.

Masa itu, sedang gencar-gencarnya aksi permintaan uang dari preman ke warga dengan alibi pajak nanggroe.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved