Breaking News:

Berita Malaysia

Polisi di Malaysia Minta Warga Turunkan Bendera Putih, Anggota Majelis PKR Sebut Ada Ancaman Denda

Warga juga mengatakan polisi mengancam akan memberikan denda sebesar RM50.000 (Rp 175.017.542) jika persoalan ini menjadi viral.

Editor: Zaenal
TikTok / @ctie_tt
Fenomena bunuh diri melanda Malaysia, hal ini disebabkan pandemi yang belum kunjung usai serta pemberlakukan pembatasan aktivitas, menyebabkan warga frustasi. 

Berita ini telah diperbaharui dengan penambahan keterangan dari pihak Kepolisian Negeri Pahang.

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Kabar tentang penduduk Malaysia yang mengibarkan bendera putih untuk mendapatkan bantuan makanan, ternyata benar-benar terjadi.

Pengibaran bendera putih di depan rumah ini dikampanyekan sejumlah orang melalui media sosial, dengan tujuan mengurangi depresi dan tindak bunuh diri yang meningkat di kalangan warga Malaysia sejak penerapan lockdown.

Pada Kamis (1/7/2021), media Malaysia memberitakan temuan anggota dewan undangan negeri (Adun) di Kuantan, Pahang.

Berbicara kepada Malaysiakini, Anggota Majelis PKR Teruntum Sim Chon Siang mengatakan, pihak kepolisian di Kuantan, Pahang, telah melarang warga untuk mengibarkan bendera putih di depan rumah mereka.

Warga juga mengatakan polisi mengancam akan memberikan denda sebesar RM50.000 (Rp 175.017.542) jika persoalan ini menjadi viral.

Sim Chon Siang mengatakan keadaan itu ditemukannya saat dia pergi mengunjungi 13 keluarga yang tinggal di Bukit Setongkol, Kuantan, Kamis (1/7/2021).

Ia menyebutkan, para keluarga itu mengibarkan dua bendera putih di jalan utama dekat rumah mereka pada Selasa (29 Juni).

Satu hari kemudian, keluarga itu mendapat bantuan bahan makanan dari organisasi non-pemerintah (LSM) setempat.

Namun, kata Sim, pada Rabu (30/6/2021) sore, kepala desa setempat meminta mereka menurunkan bendera putih tersebut.

Karena gagal meyakinkan warga, kata Sim, kepala desa kemudian membawa polisi ke rumah dan kembali meminta mereka menurunkan bendera putih.

Warga mengaku polisi mengancam akan mendenda mereka, kata Sim.

Baca juga: Fenomena Percobaan Bunuh Diri Akibat Pandemi Covid-19 Landa Malaysia, Mei 2021 Puncak Kasus

“Kepala desa datang dan menyuruh mereka menurunkan bendera. Dia mengatakan tindakan (mengibarkan bendera putih) itu salah.

Warga mengatakan mereka benar-benar tidak punya apa-apa untuk dimakan sampai mereka meminta bantuan. Ada apa?

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved