Breaking News:

Berita Malaysia

Polisi di Malaysia Minta Warga Turunkan Bendera Putih, Anggota Majelis PKR Sebut Ada Ancaman Denda

Warga juga mengatakan polisi mengancam akan memberikan denda sebesar RM50.000 (Rp 175.017.542) jika persoalan ini menjadi viral.

Editor: Zaenal
TikTok / @ctie_tt
Fenomena bunuh diri melanda Malaysia, hal ini disebabkan pandemi yang belum kunjung usai serta pemberlakukan pembatasan aktivitas, menyebabkan warga frustasi. 

“Saya sudah perintahkan tidak ada tindakan apa-apa jika bendera putih ini dikibarkan di tempat yang semestinya.

“Tentu saja, memblokir lalu lintas dan sebagainya adalah pelanggaran.

“Tapi untuk tujuan menerbangkannya dan tidak menghalangi dan sebagainya tidak ada kendala,” katanya.

Perkembangan ini muncul seiring gerakan #BenderaPutih mendapat perhatian dengan semakin banyaknya masyarakat yang menghadapi kesulitan di tengah pandemi yang memanfaatkan kampanye tersebut.

Kampanye Bendera Putih

Kampanye dengan tagar #BenderaPutih viral di kalangan pengguna medsos Malaysia sejak dua hari lalu.

Beredar beberapa video dari pengguna medsos yang mengimbau warga yang kesulitan makanan agar mengibarkan bendera putih di depan rumah, supaya mendapatkan bantuan.

Segera setelah viralnya imbauan pengibaran bendera putih yang disuarakan sejumlah aktivis kemanusian, jagat medsos negeri jiran dipenuhi sejumlah postingan tentang bendera putih di depan sejumlah rumah.

Bendera putih yang biasanya digunakan sebagai tanda menyerah dimaksudkan sebagai pertanda orang tersebut betul-betul memerlukan bantuan bantuan makanan dari orang lain.(malaysiakini/ Serambinews)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved