Breaking News:

Berita Internasional

Di India, Setahun 3.000 Orang Meninggal Disambar Petir, Ternyata Petir Terganas Ada di Indonesia

Sambaran petir biasa terjadi selama musim hujan di India, yang berlangsung dari Juni hingga September.

Editor: Ibrahim Aji
FOTO/NET
PETIR 

Sambaran petir biasa terjadi selama musim hujan di India, yang berlangsung dari Juni hingga September.

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Mengerikan, dalam waktu 24 jam, sebanyak 38 orang meninggal akibat disambar petir di dua negara bagian India,

Pernyataan itu disampaikan para pejabat setempat, Senin (12/7/2021).

Mayoritas kematian terjadi di negara bagian barat Rajasthan, di mana 11 orang tewas setelah disambar petir di dekat menara pengawas di Benteng Amber abad ke-12.

Perwira polisi senior, Anand Srivastava mengatakan, beberapa korban sedang mengambil foto narsis di dekat menara pengawas ketika petir menyambar Minggu malam.

Srivastava mengatakan, sedikitnya sembilan orang lagi tewas dan hampir 20 lainnya terluka dalam sambaran petir terpisah ketika negara bagian itu dilanda badai petir dan hujan monsun.

Baca juga: Pasangan Gepeng Ini Cari Sumbangan Bersama, Ternyata Keduanya tidak Punya Ikatan Nikah atau Keluarga

Baca juga: Satu Rumah di Samalanga Terbakar, Begini Kejadiannya dan Dugaan Sumber Api

Di Uttar Pradesh, 18 orang tewas tersambar petir pada hari Minggu, kata Manoj Dixit, seorang pejabat pemerintah. Sebagian besar dari mereka yang tewas adalah buruh tani yang bekerja di ladang.

Kedua pemerintah negara bagian mengumumkan kompensasi finansial untuk keluarga para korban dan mereka yang terluka.

Departemen Meteorologi India telah memperingatkan lebih banyak petir dalam dua hari ke depan.

Sambaran petir biasa terjadi selama musim hujan di India, yang berlangsung dari Juni hingga September.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved