Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Bagi Sohibul Kurban, Wajibkah Menyaksikan Penyembelihan Hewan Kurban? Berikut Penjelasan UAS

Sohibul kurban merupakan sebutan lain dari orang yang menunaikan ibadah kurban. Namun apakah ia wajib menyaksikan penyembelihan hewan kurbannya?

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Youtube/Ustadz Abdul Somad Official
Berikut penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS) mengenai wajib atau tidaknya seorang yang menunaikan ibadah kurban menyaksikan penyembelihan hewan kurban. 

“Hikmahnya apa? Melihat mati (hewan kurban itu) dan mensiyarkan agama agar orang tidak anggap sepele dengan kita (Islam),” jelas UAS.

Lantas apa hukumnya menyaksikan penyembelihan hewan kurban bagi sohibul kurban?

“Bukan rukun, bukan syarat, dan bukan wajib (tetapi) sunnah,” jelas UAS.

Baca juga: 1 Dzulhijjah 1442 H Hampir Tiba, yang Berkurban Ingat Ada Larangan Potong Kuku dan Cukur Rambut

Baca juga: Kisah Inspiratif Tgk Ridwan di Tamiang, Tiap Hari Keliling Kampung Kutip Tabungan Warga untuk Kurban

Oleh karena itu, UAS menegaskan bahwa jangan menjadikan hal tersebut untuk tidak menunaikan ibadah kurban karena tidak dapat menyaksikan hewan kurban disembelih.

“Melihat itu (penyembelihan hewan kurban) tidak wajib, tidak rukun dan tidak syarat (dalam kurban),” jelas UAS.

Hukum Potong Kuku dan Rambut bagi Sohibul Kurban

Terdapat dua hal yang dimakruhkan bagi para sohibul kurban.

 Pertama adalah memotong kuku, dan kedua mencukur rambut yang ada di tubuhnya meski memotong atau mencukurnya sedikit.

 Hal tersebut makruh untuk dilakukan, dimulai saat memasuki tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurbannya disembelih.

Larangan mencukur rambut dan memotong kuku bagi orang yang berkurban ini disebutkan dalam sebuah hadist sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved