Breaking News:

Modus Tanya Keperawanan, Ayah Nodai Putri Kandungnya, Korban Dirudapaksa di Wisma

Dalam melakukan aksi bejatnya, pelaku mengiming-imingi korban sesuatu agar mau dibawa ke wisma yang berada di Kecamatan Waj

Editor: Amirullah
Youtube
Ilustrasi. Ayah rudapaksa putri kandung, berawal dari tanya keperawanan 

Diiming-imingi sesuatu lalu diancam

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mengatakan, RS mengajak putrinya ke penginapan dengan mengiming-imingi sesuatu.

Setelah sampai di wisma, pelaku kemudian melakukan pengancaman dan pemaksaan kepada korban.

"Yang bersangkutan (PIS) diiming-imingi sesuatu untuk dibawa ke wisma. Ketika di wisma, ternyata orangtua atau bapaknya ini (RS) langsung melakukan pengancaman dan pemaksaan."

"Setelah diancam, ditindih kedua kakinya (PIS) lalu dilakukanlah pelecehan," ungkapnya.

Menurut pengakuan korban, aksi bejat ayahnya sudah dilakukan lebih dari satu kali.

"Pengakuan korban sudah lebih dari satu kali, tapi pengakuan bapaknya baru satu kali. Jadi sementara kita masih dalami lagi," ujar Kadarislam.

Baca juga: FAKTA Janda Tewas Tanpa Busana di Rumah, Korban Dirudapaksa Sebelum Dibunuh, Ada Bercak Sperma

Dua kali percobaan rudapaksa gagal

RS mengaku, dirinya sudah dua kali hendak melakukan percobaan rudapaksa terhadap korban.

Namun, upaya itu selalu gagal. Di percobaan ketiga, pelaku bisa melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.

Hal itu berawal, saat PIS cekcok dengan ibu tirinya yang merupakan istri keempat RS.

"Terjadi pertengkaran rumah tangga yang berakibat pengusiran, Anak saya diusir sama ibu tirinya," kata pelaku dilansir Tribun-Timur.com.

Pengusiran itulah yang kemudian dimanfaatkan RS untuk mengajak putrinya ke penginapan.

Pelaku terancam 12 tahun penjara

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved